
Doktif. (Abdul Rahman/JawaPos.com).
JawaPos.com - Banyak orang dilanda kekhawatiran mendalam setelah sempat beredar isu bahwa penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) bisa mengakibatkan henti jantung dan menjadi salah satu penyebab kematian.
Dokter Detektif atau Doktif secara tegas mengatakan isu yang beredar di luar sana sama sekali tidak benar secara medis. Menurutnya, GERD dan henti jantung merupakan dua hal berbeda.
"Di sini saya tegaskan, tidak ada hubungan antara GERD dengan henti jantung. Penderita maag kronis tidak mungkin wafat karena henti jantung. Itu penyakit yang berbeda," kata Doktif saat ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (26/1).
Dia mengakui, sepintas gejalanya memang ada kemiripan antara permasalahan pada jantung dengan GERD. Meski mirip, ketika ditelusuri secara mendalam, keduanya dipastikan berbeda.
"Gejalanya mirip, sama-sama nyeri dada. Karena ada asap yang naik ke atas, sehingga menimbulkan sensasi terbakar, seperti nyeri di dada," tuturnya.
Doktif meminta para penderita GERD tidak perlu panik dan cemas karena penyakit ini tidak mengakibatkan henti jantung. Dia pun meminta mereka untuk tidak berpikiran berlebihan, apalagi pikirannya kurang baik.
Doktif justru meminta para penderita GERD untuk berpikiran positif dan menerapkan pola hidup sehat karena itu akan sangat membantu proses penyembuhan.
"Yang saya tekankan buat penderita maag kronis atau GERD, kalian bisa melakukan intermittent fasting. Kasih jendela makan dari jam 12 sampai jam 6. Di waktu ini kalian bisa makan," tuturnya.
"Setelah itu, kalian istirahatkan lambung. Dengan mengistirahatkan lambung, lambung kalian akan melakukan perbaikan sendiri. Banyak sekali pasien Doktif menderita maag kronis sembuh total karena ini," paparnya.
Menurut Doktif, tubuh manusia bisa melakukan perbaikan sendiri, termasuk pada bagian lambung. Dengan catatan, ada waktu dimana lambung harus diistirahatkan.
"Jangan selalu dikasih makanan yang membuat kinerja lambung lebih berat. Istirahatkan kerja lambung, maka ia akan memperbaiki dirinya sendiri," tuturnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
