
Tim J usai pertandingan JKT48 Sport Competition di GOR Simprug Pertamina, Minggu (16/9)
JawaPos.com - Tim KIII berhasil menjadi juara JKT48 Sport Competition edisi pertama di GOR Simprug Pertamina, Minggu (16/9). Secara dramatis, Tim KIII yang diawal kompetisi mendapat poin paling rendah justru menjadi juara. Mereka berhasil mengalahkan Tim J lewat pertandingan penentuan karena skor dari 10 game sama.
Sport Competition itu digelar mulai pukul 14.00. Selama 4 jam, para member yang terbagi dalam tiga tim yakni Tim J, KIII dan Tim T beradu ketangkasan. Mulai dari lari 30 meter, lempar bola, menggelindingkan bola raksasa, tendangan pinalti, dodgeball, bulu tangkis, panco, tarik tambang, lari estafet 400 meter, dan lompat tali.
Nah, di skor setelah mempertandingkan semua cabang itu, Tim J dan KIII sama-sama memiliki 250 poin. Sedangkan Tim T yang perkasa di awal pertandingan hanya punya 160 poin. Skor yang sama membuat Tim J dan KIII harus melakukan pertandingan lompat tali penentuan.
Di pertandingan itu, Tim J berhasil melompat dua kali. Sedangkan Tim KIII melompat sampai 4 kali. Tim J yang sejak game sesi pertama dan kedua memberikan perlawanan kuat, secara dramatis jadi kalah. Gaby dan tim harus puas menjadi runner up JKT48 Sport Competition.
Saat disinggung apakah mereka kesal dengan kekalahan tipis itu, Tim J memilih untuk berbesar hati. Sebab, sudah berusaha keras dan berhasil lompat sampai 99 kali sebelum pertandingan penentuan dilakukan.
"Sebelum lompat tali sudah banyak yang kakinya sakit. Sudah bilang juga kalau nggak kuat, Tuhan akan membantu kita. Ternyata kami bisa lompat 99 kali. Kalau ternyata kalah tipis, itu bukan rejeki. Tadi sudah dibantu (Tuhan)," ujar Kapten JKT48 Shania Junianatha.
Lebih lanjut Shania menjelaskan, secara pribadi dirinya memang tidak mempermasalahkan siapa yang akan menang. Yang penting bertanding dan bersenang-senang dengan para fans yang datang. Apalagi, para fans yang datang mendukung penuh totalitas. Seperti membawa berbagai atribut dan bernyanyi penuh semangat.
"Kalau aku sejak awal, inginnya mana saja yang menang tidak apa. Yang penting menghibur. Banyak banget yang semangatin. Kita harus dewasa, yang kalah juga sudah berusaha," tutur Shania.
Sementara Kapten Tim J Gariela Margareth Warouw juga tidak mempermasalahkan hal itu. Dia senang sudah bisa berpartisipasi pada JKT48 Sport Competition. Antusiasme penggemar menjadi bahan bakar untuk terus berjuang sampai akhir.
"Dukungan fans sangat berarti. Kami doa bareng, yel-yel bareng. Sama-sama saling menguatkan untuk tetap bertahan," imbuh member yang akrab disapa Gaby itu.
Terkait jumlah member Tim J yang lebih banyak dari Tim KIII, sebenarnya bisa menjadi keunggulan. Namun, Tim J tidak memanfaatkan secara maksimal karena beberapa member cedera. Seperti Julie, dan Uty. Lalu, disusul Feni dan Della yang sudah kesakitan.
"Sebelumnyua udah ada yang ngilu-ngilu. Tapi kami tetep berusaha. Feni dan Della juga udah kayak mau nangis saat lompat," jelas Gaby.
Menadi runner up di JKT48 Sport Competition membuat Tim J tidak mendapat hadiah apa-apa. Berbeda dengan Tim KIII yang mendapat paket berlibur di villa pegunungan. Sedangkan Tim T yang berada di peringkat paling bawah, kena hukuman membersihkan GOR Simprug Pertamina.
Meski tidak mendapat hadiah, bukan berarti Tim J tidak bersenang-senang. Sebab, para member kompak meminta Gaby untuk mentraktir mereka makan-makan sebagai hadiah telah berusaha. "Nggak ada (hadiah). Ditraktir Gaby pake uang sendiri," teriak para member. Wah, kira-kira beneran dktraktir nggak ya?
Sudah berusaha keras dan tahu bagaimana JKT48 Sport Competition membuat Tim J bertekad. Jika tahun depan ada kompetisi serupa, mereka siap menjadi juara. Center Tim J Cindy Yuvia mengaku siap untuk berusaha lebih keras.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
