
Komedian Opie Kumis memiliki kisah pernikahan yang tak biasa di kalangan artis tanah air.
JawaPos.com - Opie Kumis menyampaikan kesaksian tentang sosok Epy Kusnandar semasa hidupnya. Menurut dia, almarhum termasuk orang yang sangat baik tidak bisa melihat temannya kesusahan apalagi menderita.
"Kalau teman susah nih, dia selalu ngebantu terus karena dia orang yang nggak bisa melihat teman susah. Pokoknya orangnya ringan tangan ya, beramalnya cakep banget," kata Opy Kumis saat ditemui di rumah duka di bilangan Jagakarsa Jakarta Selatan, Rabu (3/12).
Menurut Opie, Epy Kusnandar juga termasuk orang yang tidak pelit akan ilmu. Dia senang sharing berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan teman-teman lain sesama aktor di lokasi syuting.
Opie Kumis mengakui dirinya banyak belajar dari Epy Kusnandar di dunia seni peran. Bagi Opie, Epy merupakan senior dan gurunya di dunia seni peran.
"Terakhir kerja sama dia kalau nggak salah film yang buat diputar di Taman Mini, itu buat anak-anak SMA. Gua kerja terakhir sama dia di situ," ungkap Opie Kumis.
Untuk penyakit yang dialami Epy Kusnandar, Opie mengaku tidak terlalu mengetahuinya. Almarhum hanya sempat bercerita tentang tumor dimana dia sempat divonis dokter usianya tidak bakal lama lagi.
Namun apa yang diperkirakan dokter ternyata meleset. Epy Kusnandar sehat hingga 15 tahun pasca divonis dokter pada tahun 2010 silam.
"Gua cuma bilang, usia kita ini sudah nggak boleh banyak mikir. Dibawa santai saja hidup," ungkapnya.
Opie Kumis cukup terkejut pada saat mendengar kabar duka Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu (3/12) kemarin. Setelah menyelesaikan pekerjaan, dia langsung bergegas ke rumah duka.
"Sempat kaget juga tadi kita pulang dari satu stasiun TV, dikabari Kang Epy meninggal. Ya sudah saya nggak sempat pulang langsung saja ke sini," tuturnya.
Epy Kusnandar meninggal dunia di usia 61 tahun. Dia sempat terjatuh dari atas kasur dan muntah sebelum dilarikan ke Rumah Sakit PON, Cawang, Jakarta Timur.
Kondisi kesehatan Epy Kusnandar menurun akibat adanya penyumbatan pembuluh darah pada bagian otak. Dia mengembuskan napas terakhir di RS PON Cawang, Jakarta Timur, Rabu (3/12), sekitar pukul 14.24 WIB.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
