Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon (Instagram @angga)
JawaPos.com - Angga Yunanda membagikan perjalanan dalam hubungannya dengan sang istri, Shenina Cinnamon, sebelum keduanya melangkah ke jenjang pernikahan.
Hal itu angga sampaikan dalam podcast di kanal YouTube Raditya Dika berjudul 'Tutorial Jadi Gentleman Bareng Angga Yunanda'. Dalam obrolan itu, Angga menjelaskan bahwa ia dan Shenina melalui proses yang cukup panjang dan terencana sebelum memutuskan untuk menikah.
Angga menuturkan bahwa sejak dua tahun awal hubungan, ia dan Shenina sudah intens membicarakan banyak hal terkait masa depan mereka. Diskusi tersebut mencakup kesiapan mental, urusan finansial, hingga gambaran kehidupan setelah menikah.
"Kita di dua tahun pertama pacaran tuh justru udah lumayan intens ngebahas hal-hal yang menyangkut masa depan gitu. Mulai dari kayak finansial, terus kesiapan mental kita juga, gitu. Bahkan, aku di... Pokoknya kita persiapan pernikahan itu di tahun ketiga kan berarti kan," ujarnya.
Angga mengungkapkan bahwa pada tahun ketiga hubungan mereka, proses persiapan pernikahan mulai dilakukan secara lebih serius. Angga bahkan menghabiskan satu tahun penuh khusus untuk memastikan semua kebutuhan acara berjalan baik.
"Karena satu tahun full tuh aku siapin pernikahan tuh. Jadi di dua tahun sebelum persiapan itu, kita sempat kayak datang ke psikolog juga gitu," tambahnya.
Menurutnya, konsultasi ke psikolog menjadi langkah penting untuk menilai kesiapan mental sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
Angga menekankan bahwa isu kesehatan mental menjadi sesuatu yang layak diperhatikan sejak awal apalagi untuk kejenjang pernikahan.
"Karena menurut aku itu juga hal yang penting, buat teman - teman sekarang, apalagi buat kalian yang kayak apa penting banget, tentang mental health, issue gitu kan itu penting kan."
Angga mengakui bahwa kehadiran psikolog membantu membuka komunikasi yang lebih jujur antara dirinya dan Shenina.
Angga merasa, dengan adanya pihak ketiga yang profesional, banyak hal yang sebelumnya tidak terungkap akhirnya bisa dibicarakan lebih terbuka.
"Jadi kita, yaudah kita coba ke psikolog gitu yuk. Yaudah mungkin ada hal-hal yang kita berdua belum bisa ungkapin satu sama lain. Tapi misalnya ada pihak ketiga yang mungkin bisa ngasih input dan lain-lain tuh mungkin bisa kebuka gitu."
Sesi konseling tersebut rupanya membawa dampak positif. Setelah menjalani konsultasi, Angga dan Shenina justru semakin yakin untuk mempersiapkan diri menuju hari pernikahan.
"Dan itu ternyata beneran works banget. Jadi setelah kita pergi ke situ, udah kita langsung mutusin yaudah yuk. Kita langsung siap-siap yuk untuk pernikahan ini gitu."

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
