
Davina Karamoy bintangi series Main Hati, berperan sebagai CEO muda yang tidak percaya cinta. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aktris Davina Karamoy membintangi series berjudul Main Hati. Dalam series yang akan tayang mulai 27 Juni 2025, dia memerankan karakter sebagai Angela, seorang CEO muda dari sebuah perusahaan yang berada di ambang kehancuran mendesak untuk diselamatkan.
Davina Karamoy dalam series ini termasuk orang yang tidak percaya akan cinta. Namun, dia terjebak harus melakukan kawin kontrak untuk kepentingan masa depan perusahaan.
"Angela di sini tidak percaya cinta. Ini karena masa lalu Angela ketika dia masih kecil," kata Davina Karamoy dalam jumpa pers di bilangan Senayan Jakarta, Senin (23/6).
Menurut Davina, memerankan karakter sebagai CEO merupakan pengalaman pertamanya. Dia pun berusaha menyesuaikan penampilan dan gerak tubuh selayaknya seorang CEO. Davina Karamoy melakukan observasi dengan sejumlah konten yang beredar di YouTube supaya para penonton percaya bahwa dirinya memang pantas menjadi CEO.
Baca Juga: Kembali Berperan jadi Pelakor di Film Terbarunya, Davina Karamoy: Aku Kini jadi Pelakor Baik
"Aku sedikit riset gimana gestur seorang CEO. Gerakan tangannya seperti apa, pembawannya, cara jalannya, dan lain-lain. Aku risetnya lewat YouTube," kata Davina Karamoy.
Selain itu, aktris berusia 22 tahun juga menonton tayangan yang membahas tentang motivasi dan cara pembawaan ketika menjadi seorang CEO. Hal itu sangat membantu Davina Karamoy untuk memerankan karakter sebagai Angela, di samping naskah skenario yang menjadi pegangan.
Dalam kesempatan itu, Davina Karamoy juga mengungkapkan adegan paling berat yang dia rasakan saat menjalani syuting. Davina pada awal syuting langsung diminta untuk take episode terakhir dimana dia harus memerankan adegan menangis.
"Hari pertama syuting aku langsung dapat adegan menangis di episode akhir, yang mana aku belum terlalu tahu ya kenapa aku harus nangis. Tantangannya adalah bagaimana aku bisa nangis sebagai keberlanjutan dari emosinya," paparnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
