
Pernyataan SM Entertainment yang merupakan agensi yang menaungi Hearts2Hearts, atas kontroversi di Bandara Internasional Incheon. (Allkpop)
JawaPos.com - Sebuah insiden yang melibatkan girl group Hearts2Hearts dan tim keamanan mereka di Bandara Internasional Incheon pada Minggu (8/6) memicu perdebatan luas di kalangan publik setelah video kejadian tersebut tersebar luas di media sosial.
Melansir laman Allkpop, dalam rekaman yang viral tersebut, terlihat seorang petugas keamanan mendorong leher seorang wanita dengan kasar dan tampak memukul wajahnya menggunakan siku.
Aksi tersebut langsung memicu kecaman dari warganet dan memicu tuduhan penggunaan kekerasan yang berlebihan oleh pihak keamanan.
Menurut sejumlah laporan saksi mata, wanita tersebut mengaku memiliki boarding pass yang sah dan berhak berada di area tersebut.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya tidak melakukan kontak fisik terlebih dahulu.
Namun, pihak keamanan menuduh bahwa wanita tersebut mencoba mendekati para anggota Hearts2Hearts secara agresif dan bahkan sempat mendorong salah satu dari mereka, sehingga memicu reaksi fisik dari petugas.
Pertikaian tersebut tidak berhenti di situ. Ketegangan antara wanita tersebut dan tim keamanan bahkan berlanjut hingga ke dalam kereta antar-jemput bandara, yang memperburuk suasana dan menarik perhatian penumpang lain.
Menanggapi kontroversi yang semakin meluas, SM Entertainment yang merupakan agensi Hearts2Hearts, akhirnya merilis pernyataan resmi.
Dalam klarifikasinya, SM Entertainment membela tindakan tim keamanan, dengan menyebut wanita yang terlibat sebagai seorang penggemar penguntit atau sasaeng fan yang telah beberapa kali mencoba mendekati anggota Hearts2Hearts secara tidak pantas di tempat umum.
Meskipun begitu, SM Entertainment juga mengakui bahwa tindakan petugas tersebut mungkin berlebihan dan tidak sepenuhnya dapat dibenarkan.
"Keselamatan artis adalah prioritas kami, dan tim keamanan kami bertindak berdasarkan penilaian situasi saat itu. Namun, kami memahami bahwa insiden ini menimbulkan ketidaknyamanan, dan kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada publik," ujar perwakilan SM Entertainment.
Lebih lanjut, agensi tersebut mengungkapkan bahwa mereka telah menghubungi perusahaan keamanan terkait untuk menyampaikan keprihatinan mereka atas tindakan yang terjadi.
SM juga meminta agar prosedur keamanan ditinjau kembali guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Sebagai penutup, SM Entertainment juga menegaskan komitmen mereka dalam menjaga ketertiban umum dan memastikan bahwa interaksi antara artis dan penggemar tetap berjalan dalam batas yang aman dan sehat, terutama saat artis melakukan perjalanan di tempat-tempat umum seperti bandara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
