Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 03.42 WIB

Sedang Hamil Anak Ketiga, Rihanna Ungkap soal Rasa Bersalah sebagai Ibu yang Sering Meninggalkan Anak untuk Bekerja

Penyanyi Rihanna - Image

Penyanyi Rihanna

JawaPos.com - Dibalik kesuksesannya sebagai musisi kelas dunia, penyanyi Rihanna menjalani hidup layaknya seorang ibu bekerja. Dimana ia merasa bersalah saat harus mengutamakan pekerjaan dibanding anak-anaknya.

Mengutip dari People, Rihanna dan pasangannya A$AP Rocky mengungkapkan bahwa mereka sedang menantikan kelahiran anak ketiga. Sebelumnya, pasangan yang berkencan sejak 2020 ini telah memiliki dua anak yakni RZA (lahir 2022) dan Riot (lahir 2023).

Rihanna tampil di Met Gal 2025 dengan perut buncit. Diketahui pula bahwa anak ketiganya tersebut juga berjenis kelamin laki-laki seperti RZA dan Riot.

Kesibukan Rihanna sebagai penyanyi, pebisnis, pusat mode, dan lain-lain membuat perempuan berusia 37 tahun ini sering diliputi rasa bersalah pada anak-anaknya.

Melansir Motherly, penyanyi Rihanna buka-bukaan soal apa yang menjadi kegelisahannya belakangan ini. Dimana apapun yang ia lakukan untuk dirinya sendiri, seringkali diikuti dengan rasa bersalah pada anak-anaknya.

“Setiap keputusan yang aku buat selalu mempertimbangkan mereka, namun semua yang kulakukan, merampasku dari mereka. Jadi aku punya sebuah kebencian aneh pada pekerjaan yang aku cintai. Rasanya selalu ada yang menderita karenaku jika aku muncul di sebuah acara.”

Seperti ibu-ibu bekerja pada umumnya, Rihanna menyukai pekerjaan yang dia lakukan. Namun dia juga tak bisa menghapus rasa bersalah karena meninggalkan anak untuk bekerja, meskipun dia sudah memastikan anak-anaknya tak kekurangan apapun.

Rasa bersalah tersebut terus mengikutinya kemanapun ia pergi. Bahkan berkembang menjadi rasa bersalah pada orang-orang yang bekerja dengannya, karena Rihanna tak bisa 100 persen fokus akibat selalu kepikiran anak-anak di rumah.

“Rasa bersalahku semakin bertambah,” kata Rihanna.

“Aku tidak suka mengecewakan orang lain, tapi aku juga tahu bahwa aku lebih sering mengecewakan diri sendiri, jadi artinya sesuatu harus berubah. Jadi, semua pekerjaan harus dilakukan. Aku harus terus mengingatkan diriku, bahwa aku yang menginginkan semua pekerjaan ini, dan aku mencintai ini,” tambahnya.

Apa yang dialami Rihanna pastinya dirasakan oleh banyak ibu bekerja lainnya. Rasa bersalah, keraguan dan keinginan untuk melakukan semua demi anak sambil terus melakukan apa yang dicintai. Itu semua normal dan wajar.

Karena semua ibu pasti selalu ingin yang terbaik untuk anaknya, ingin senantiasa bersama sang anak. Namun tanggung jawab pekerjaan juga tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Sama seperti Rihanna, yang berusaha untuk tidak mengecewakan orang lain, termasuk dirinya sendiri.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore