JawaPos.com - Tuti Ayu Laela, mantan asisten rumah tangga (ART) artis Donna Harun, termasuk orang yang sukses sebagai pengusaha. Dia memiliki sejumlah usaha di sejumlah bidang seperti minimarket, laundry, makanan, dan lain-lain.
Bisnis di bidang makanan saja ada beberapa jenis dengan konsep berbeda-beda. Salah satu bisnisnya di bidang makanan yaitu Teras Koering yang mengusung konsep live seafood dengan memadukan sejumlah budaya dari Flores,Jawa hingga Bali. Usaha ini digelutinya kurang lebih sudah 10 tahun dan sudah memiliki cabang.
"Sampai sekarang sudah ada 300 karyawan di semua usaha aku. Beberapa dari mereka aku boyong dari kampung," kata Tuti Ayu Laela saat ditemui di bilangan Ampera Jakarta Selatan, belum lama ini.
Sejumlah usaha yang dimiliki Tuti Ayu Laela sebenarnya sudah mulai digelutinya sejak masih kuliah. Harus putar otak karena biaya kuliah keperawatan yang mencapai Rp 17 juta per semester pada saat itu, dia pun mengerjakan banyak hal asal bisa menghasilkan uang.
Tuti Ayu Laela menyediakan jasa laundry dan kos atas dua rumah yang disewanya untuk teman-teman kuliahnya. Dia juga terbiasa melulur mahasiswi hingga dosen. Selain itu, Ayu juga berjualan makanan di kampus. Saking sibuknya, Ayu tidur kurang dari 4 jam setiap harinya.
Setelah lulus kuliah, Ayu kemudian memilih menekuni sejumlah usahanya yang telah dimulai sejak masih kuliah tersebut dan membuahkan kesuksesan pada dirinya.
Tuti Ayu Laela kerap membagikan cerita inspiratif dirinya yang mulai dari bawah hingga sukses ke orang-orang di sekitarnya, termasuk kepada para karyawan. Dia pun selalu mengatakan bahwa kesuksesan merupakan hak semua orang tanpa memandang suku ataupun status sosial.
“Pokoknya dalam bekerja itu ada 4 prinsip. Yaitu kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, dan kerja ikhlas," kata wanita kelahiran Sukabumi tersebut.
Banyak Belajar dari Donna Harun
Diceritakan Tuti Ayu Laela, dirinya yang pernah menjadi ART Donna Harun banyak menimba ilmu sekaligus pengalaman dari keluarga ini hingga bisa menjadikannya tumbuh dan berkembang serta termotivasi untuk menjadi orang sukses.
Dia pun merasa sangat berterima kasih kepada Donna Harun dan keluarga karena telah memperkenalkannya dengan sejumlah makanan 'elit' di pusat perbelanjaan ternama di Jakarta selama masih menjadi ART. Hal itu mempengaruhi cara pandangnya dalam melihat bisnis kuliner yang kini ditekuninya.
"Ibu Donna orangnya baik banget. Ada momen yang tidak pernah saya lupa ketika dibawa ke Grand Hyatt, disuruh makan apa saja, bebas. Saya makan nasi goreng yang enaknya tidak pernah saya lupa sampai sekarang," ujar Tuti Ayu Laela.
Selain itu, Tuti Ayu Laela juga sempat dibawa untuk makan ke sebuah restoran di Cilandak Townsquare Jakarta Selatan. Dengan sangat baiknya, Donna Harun kembali memintanya untuk pesan makanan apa saja yang sesuai selera tanpa perlu memikirkan soal bayaran.
"Segitu baiknya ibu Donna dan keluarga, terserah kamu makan apa saja. Di situ saya banyak belajar dari ibu Donna, kita harus baik sama orang," katanya.
Ayu kurang lebih sekitar satu bulan bekerja menjadi asisten rumah tangga di keluarga Donna Harun karena statusnya pada saat itu hanya ART infal. Dia bisa masuk menjadi ART infal lewat sebuah yayasan.
"Mau lebaran ada lowongan kerja. Saya daftar ke yayasan, gajinya kan besar. Saya ambil momen itu jadi staf infal. Kebetulan saya ditempatkan di rumah ibu Donna Harun dan tugasnya merawat Jeje, adik dari Kakak Ricky Harun," tuturnya.
Termasuk orang yang aktif tidak bisa berdiam diri, Tuti Ayu Laela mengerjakan banyak hal selama menjadi ART di rumah Donna Harun meski di luar tugas dan tanggung jawab utamanya. Mulai dari memasak, mencuci mobil, membersihkan kolam,belanja, dan lain-lain.
Tuti Ayu Laela bahkan punya inisiatif sendiri untuk merawat Ibu Rachmawati Soekarnoputri yang pada saat itu sedang sakit.
"Meski tak ada yang menyuruh, nenek Jeje, ibu Rachmawati Soekarnoputri sedang stroke. Saya yang mandiin, saya yang siapkan makan, saya ke pasar, saya masak. Saya orangnya nggak bisa diam," kenangnya.