JawaPos.com - Dewi Motik pernah sangat sedih saat harus kehilangan lukisan yang menampilkan dirinya karya maestro lukis Basuki Abdullah. Lukisan tersebut dibuat pada April, 1975 silam dengan menggunakan cat air.
Lukisan yang dibuat mengusung tajuk The Last Virgin itu sempat dicuri pada tahun 2005 silam. Keluarganya sudah pasrah tidak mungkin lukisan tersebut dapat kembali dan dapat menemukan pelakunya.
Dewi Motik sempat disarankan oleh keluarganya untuk tidak usah membuat laporan karena menurut mereka percuma lapor polisi. Tidak mungkin laporan akan ditindaklanjuti dan lukisan itu dapat ditemukan.
"Ngapain sih ke polisi, balik juga kagak. Repotnya iya bolak-balik ke kantor polisi. Tapi, saya bilang, saya mau lapor ke polisi, tapi saya mau sholat dulu," cerita Dewi Motik saat ditemui di kediamannya di bilangan Menteng Jakarta Pusat, Rabu (8/5).
Setelah selesai sholat, dia pun berdoa kepada Allah memohon supaya lukisan itu dapat ditemukan mengingat lukisannya sangat berharga karena merupakan hadiah dari mendiang Basuki Abdullah. "Tuhan, itu hadiah dari Pak Basuki. Saya nggak mau itu hilang. Saya mau kasih sama anak saya," kata Dewi Motik dalam doanya.
Setelah selesai sholat dan berdoa, dia pun mantap hati untuk membuat laporan polisi ke Polsek Menteng Jakarta Pusat. Ajaibnya tidak lama dari laporan polisi dibuat, dia mendapat kabar bahwa lukisan itu sudah ditemukan.
"Ternyata pelakunya sopir kesayangan saya sendiri. Dia sudah 25 tahun jadi sopir saya. Dia tergoda mau kawin lagi," ujar Dewi Motik.
Lukisan ini dicuri karena ternyata sudah ada yang tertarik untuk membelinya. Bukan di Indonesia, calon pembelinya ada di Singapura mau dibeli dengan harga sekitar Rp 200 juta. Untungnya sebelum dibawa ke luar negeri, pencuri lukisan itu berhasil teridentifikasi.
"Ternyata sudah ada pesanan di Singapura. Ada art gallery di sana yang mau beli," ujarnya.
Menariknya, lukisan yang menampilkan Dewi Motik muda karya Basuki Abdullah kini ada di Galeri Demono yang secara resmi dibuka pada hari ini, Rabu (8/5). Galeri tersebut berada di rumah Dewi Motik yang terletak di Jalan Surabaya No. 34, Menteng, Jakarta Pusat.
Selain lukisan karya Basuki Abdullah, Galeri Demono juga menampilkan sejumlah foto Dewi Motik sejak kecil hingga usia dewasa. Foto-foto tersebut dapat mencerminkan ide dan hal yang diperjuangkan Dewi Motik selama ini.