Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 April 2024 | 18.25 WIB

Min Hee Jin Akui Pernah Mempertimbangkan Metode untuk Mendapatkan ADOR, Tetapi Tidak Dindaklanjutinya

Min Hee Jin kembali tampil di publik untuk membahas masalahnya dengan HYBE./ Allkpop

JawaPos.com - Usai mengadakan konferensi pers mendadak pada Kamis (25/4) KST (Korea Standard Time), CEO Min Hee Jin dari ADOR ikut serta dalam wawancara lanjutan pada Jumat (26/4) KST dengan tampil dalam acara siaran langsung di YouTube, 'Kim Hyun Jung's News Show.'

Selama wawancara lanjutan, Min Hee Jin membahas masalah yang tidak dapat disampaikan selama konferensi pers. Pertama, dalam menanggapi pesan KakaoTalk-nya yang bocor dengan karyawan ADOR lainnya. 
 
"Cara mereka menyerangku adalah dengan mempublikasikan pesan pribadiku, dan menghilangkan semua konteks." 
 
"Apapun percakapan yang Anda lakukan, konteksnya sangat penting. Tetapi konteks dibalik mengapa percakapan itu terjadi dan apa yang saya rasakan saat itu sama sekali tidak ada."
 
"Saya bereaksi terhadap saran-saran tersebut dengan mengatakan, 'Apakah mungkin? Atau tidak?' Tidak tahu apakah saya telah melakukan kejahatan hanya dengan membayangkan skenario tertentu."
 
Selanjutnya, Min Hee Jin ditanya apakah ia benar-benar berusaha melakukan kontak dengan investor eksternal untuk mendapatkan lebih banyak saham ADOR. 
 
 
"Apapun yang saya lakukan, HYBE menempatkan sedikit di lisan saya. Apa yang bisa saya lakukan dengan hanya 18 persen? Bahkan jika saya bisa mendatangkan investor luar, saya perlu izin dari HYBE." 
 
"HYBE memiliki 80 persen, saya memiliki 18 persen, dan karyawan memiliki 2 persen. Tentu saja, saya membuat beberapa skenario yang memungkinkan. Tapi saya tidak pernah menindaklanjutinya," jelas Min Hee Jin.
 
"Saya bukan ahli dalam hal ini. Saya mungkin berada di posisi manajemen, tetapi bukankah M&A dan investasi adalah bidang yang sama sekali berbeda?"
 
"Saya mencari berbagai saran justru karena bukan ahlinya. Kadang-kadang saya serius, dan kadang-kadang saya tidak terlalu serius, tetapi mereka mengumpulkan berbagai macam percakapan di sana-sini untuk menyerang saya." 
 
"Saya tidak bermaksud menuduh, tetapi niat mereka tampaknya tidak murni," ungkap Min Hee Jin mengenai rencana potensial, untuk mendatangkan investor dari Singapura atau Arab Saudi sebagai bagian dari apa yang disebut "Proyek 1945." 
 
Selanjutnya Min Hee Jin menjelaskan mengapa dirinya menuduh ILLIT meniru NewJeans. 
 
"Saya tidak mengangkat masalah ini hanya karena saya berpikir bahwa memang seperti itu. Tren kreatif di era kontemporer mengharuskan Anda untuk mengambil berbagai sumber dari masa lalu, dan menciptakan sesuatu dengan bakat Anda sendiri yang berbeda." 
 
 
"Saya menyadari bahwa formula yang digunakan bermasalah, dari segi visual dan getaran. Saya merasa bahwa ada batas yang dilewati, dan angkat bicara mengenai masalah ini."

Min Hee Jin juga membahas kritik dari para penggemar, yang menuntutnya untuk tidak melibatkan NewJeans ke dalam masalah ini. 
 
"Semua orang mengatakan bahwa saya tidak boleh berbicara tentang NewJeans, tetapi bagaimana mungkin saya tidak bisa? Bukan saya yang melabeli diri sebagai 'Ibu dari NewJeans'. Melainkan mereka." 
 
"Mereka mengatakan kepada saya, 'Bayangkan saja Anda berada di sebuah K-drama.' Melalui pengalaman ini, saya menjadi yakin bahwa hubungan diriku dengan para anggota NewJeans adalah hubungan yang hangat."

Min Hee Jin juga menanggapi pernyataan terbaru HYBE, yang dimana menekankan bahwa klaim yang dibuat oleh Min Hee Jin selama konferensi pers, hanya mengandung sedikit kebenaran sehingga hampir tidak mungkin untuk mengoreksi setiap poin.
 
"Aku juga merasakan hal yang sama. Tidak mungkin untuk menanggapi setiap masalah secara bolak-balik. Masalah-masalah ini harus diselesaikan dari dalam." 
 
"Alasan mereka mengungkapkannya ke publik seperti ini, menurutku, karena mereka ingin menghancurkanku. Mereka ingin membuat orang-orang seolah-olah tidak mempercayai apa yang saya katakan, apapun yang terjadi," komentar Min Hee Jin.
 
"Kami telah melakukan cukup banyak hal. Kami bergantian melempar pukulan dan dipukul. Ini sudah mulai kekanak-kanakan, jadi mari kita hentikan di sini." 
 
"Saya tidak ingin melanjutkan pertarungan ini di mata publik. Mengapa saya harus dihakimi oleh juri publik ketika mereka tidak tahu keadaanku? Hanya pihak-pihak yang terlibat yang tahu kebenarannya," tambah mantan karyawan SM Entertainment tersebut, seperti yang dikutip dari Allkpop.
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore