
Foto dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang dialami Venna Melinda. (Istimewa)
JawaPos.com - Advokat Hotman Paris yang kini sedang menjadi pengacara artis Venna Melinda mengungkap penyebab dugaan KDRT yang menimpa kliennya dari suaminya, Ferry Irawan. Semua berawal Ferry meminta berhubungan badan, tapi tak dipenuhi Venna yang dalam konsisi lelah.
Hotman Paris juga menyebutkan dugaan KDRT yang dialami Venna Melinda ternyata bukan hanya sekali ini, melainkan beberapa kali. Semuanya bermuara dari paksaan melakukan hubungan intim.
“Ternyata apa yang dialami Venna ini bukan hanya sekali ini. Terutama selalu ada masalah ketika minta…(hubungan badan),” ujar Hotman kepada wartawan, Rabu (11/1), dikutip dari POJOK SATU.
Hotman memaparkan, pada saat kejadian di hari Minggu (8/1), Ferry Irawan meminta berhubungan intim ke Venna Melinda, namun tidak terpenuhi. Hal ini kemudian berbuntut cekcok antara kedua pasangan.
“Perselisihan mereka itu bermula dari Venna Melinda capek, dan ya biasalah seorang suami berhak minta (hubungan badan, Red), ternyata ya begitulah,” sambung Hotman.
Hotman juga menyebutkan bahwa Venna Melinda sudah tidak bahagia beberapa bulan ini dalam pernikahannya dengan Ferry Irawan.
“Pokoknya selama beberapa bulan ini, dia sudah sangat tidak bahagia dan tertekan,” tegasnya.
Hotman menyebutkan, saat ini Venna Melinda masih dalam kondisi trauma, dan akan segera menjalani pemeriksaan psikis.
“Semula suaminya Venna Melinda dituduh pasal 44 ayat 4 yang KDRT ringan. Tapi sekarang berubah jadi pasal 44 ayat 1 yaitu KDRT berat yang bisa ditahan. Juga KDRT yangisa menyebabkan psikis,” ujarnya.
Soal dugaan Ferry Irawan memiliki kelainan seks, Hotman enggan menjawab. “Saya bukan ahli seks, saya bukan dokter, jadi nggak bisa komen. Makanya lain kali cari cowok kayak gua penyayang, satu istri,” tukasnya.
Sementara itu, tabiat kasar Ferry Irawan saat meminta berhubungan badan, sejatinya sudah pernah diumbar Venna Melinda di salah satu Podcast beberapa waktu lalu.
“Ngeladeni nggak mungkin terjadi (hubungan badan) sehari dua kali setiap hari. Kalau aku nggak ready, misalnya nunda, dia (Ferry Irawan) ngamuknya ya Allah ngamuk sejadi-jadinya,” ujar Venna Melinda.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
