Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 12 Desember 2022 | 23.56 WIB

Penyesalan Sang Istri saat Remy Sylado Meninggal Dunia

SERBABISA: Remy Sylado (kiri) dan Gus Mus. (Imam Husein/Jawa Pos) - Image

SERBABISA: Remy Sylado (kiri) dan Gus Mus. (Imam Husein/Jawa Pos)

JawaPos.com - Emmy Tambayong mengatakan bahwa suaminya Remy Sylado meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB di rumah di bilangan Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur. Sastrawan sekaligus seorang aktor itu meninggal di usia 77 tahun.

Menurut Emmy, kondisi kesehatan Remy Sylado sebenarnya mulai terlihat kurang baik sejak Minggu (11/12). Dia sudah tidak bisa makan sejak kemarin. Dia pun meminta suaminya dibawa ke rumah sakit supaya mendapatkan perawatan. Namun dokter menyarankan hari Senin saja dibawa dengan pertimbangan hari libur.

"Kemarin kalau langsung ke IGD mungkin masih ketolong ya. Mungkin karena hari Minggu ya, dokter dari RS Duren Sawit bilang, sudah hari Senin saja," kata Emmy saat ditemui di rumah duka.

Dia melanjutkan, keluarga sejak tadi pagi sudah memesan ambulans ke pihak rumah sakit untuk membawa Romy Sylado ke rumah sakit. Namun ambulans baru datang sekitar pukul 11.00 WIB setelah pemilik nama lahir Japi Panda Abdiel Tambajong dinyatakan meninggal.

"Saya menyesal juga sih jam 11.00 ambulans baru datang.Mau dipasang oksigen denyutnya sudah enggak ada," tuturnya.

Dia mengungkapkan, sakit stroke yang diderita almarhum sudah lama sekitar 2 tahun belakangan. Sejak saat itu Remy Sylado tidak bisa berjalan dan terbaring di tempat tidur.Akibatnya, bagian punggungnya mengalami luka.

"Beruntusan, berdarah gitu. Sama pak Fadli Zon datang ke sini dikasih obat," jelasnya.

Terkait penyakit stroke yang diderita Remy Sylado, menurut Emmy, sebenarnya sudah membaik atau ada perkembangan setelah menjalani fisioterapi. "Tangannya sudah bisa bergerak cuma kakinya yang belum bisa," katanya.

Remy Sylado lahir di Makassar pada 12 Juli 1945. Dia merupakan seorang sastrawan, dosen, novelis, penulis, penyanyi, aktor, dan mantan wartawan Indonesia.

Kariernya berlangsung lama lebih dari lima dekade. Remy terkenal atas sikap beraninya dalam menghadapi pandangan umum melalui pertunjukan-pertunjukan drama yang dipimpinnya. Ia juga salah satu pelopor penulisan puisi Beling bersama Jeihan dan Abdul Hadi WM.

Sejak aktif berkarir,ada belasan film layar lebar diperankannya dan dia termasuk salah satu aktor paling disegani di generasinya. Beberapa film yang diperankannya yaitu Tinggal Sesaat Lagi, Akibat Kanker Payudara, 2 dari 3 Laki-Laki,Tutur Tinular IV: Mendung Bergulung di Atas Majapahit, Capres (Calo Presiden), dan lain-lain.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore