
Penyanyi Seola dari girlgroup K-pop WJSN. Sumber foto: Instagram / @wjsn_cosmic
JawaPos.com – Personel girlgroup K-pop WJSN atau dikenal Cosmic Girls yakni Seola telah memulai perjalanan solo dengan merilis single ‘INSIDE OUT’ pada Selasa (23/1) mengubah dirinya menjadi musisi berjiwa bebas.
Menurut wanita berusia 29 tahun itu menyebut single debutnya sebagai karya indah membuat dia mendengar suara batinnya sambil mengungkap sisi lain diri yang belum dijelajahi, dikutip JawaPos.com dari The Korea Times, Kamis (25/1).
“Saat aku bersiap untuk album ini, aku mendapat kesempatan untuk belajar lebih banyak tentang diri sendiri. Saat aktif sebagai idola K-pop, aku selalu memiliki rasa haus untuk mengungkapkan kepribadianku yang beragam dan aku merasa album ini telah memenuhi keinginan itu,” kata Seola.
Single album ‘INSIDE OUT’ memuat tiga lagu yakni title track ‘Without U’, ‘Let’s Talk (Loneliness), dan ‘NO GIRL’ di mana sang penyanyi berpartisipasi dalam penulisan lirik lagu.
Lagu utama ‘Without U’ menampilkan gaya band akustik yang sedikit menyimpang dari gaya musik biasanya, juga menyoroti kemampuan vokal Seola.
“Aku sangat tertarik untuk menyanyi dengan instrumen yang dimainkan secara live. Menurutku gaya ini juga cocok untukku,” jelas dia.
Meskipun Seola tahu bahwa beberapa penggemarnya mengharapkan untuk melihat penampilan seperti idola dari dirinya, ia berkata ingin mengambil kesempatan pada hal-hal yang ingin dia kejar.
“Aku khawatir tidak bisa memenuhi harapan orang-orang yang ingin melihatku menari, tetapi bukan berarti aku akan menghilang sebagai seorang idola. Aku berharap orang-orang menganggap 'INSIDE OUT' sebagai langkah pertamaku untuk melakukan apa yang benar-benar ingin aku lakukan,” tambahnya.
Debut solo Seola terjadi delapan tahun setelah debutnya sebagai bagian dari WJSN pada tahun 2016, menjadikannya anggota WJSN pertama yang bersolo karier.
“Aku memiliki banyak kekhawatiran dan kekhawatiran saat mempersiapkan album solo karena aku mempunyai WJSN sebagai rumah, aku pikir sebaiknya menghindari masalah bagi grup dengan aktivitas solo,” ungkap Seola.
Menyadari kekhawatiran Seola, para personel WJSN justru mendukungnya dengan cara mereka masing-masing.
“Anggota kami biasanya tidak memberikan dukungan yang besar dan formal, namun mereka terkadang menghubungiku untuk memberikan dukungan kecil tapi sering seperti memberiku permen,” papar dia.
"Setelah menghabiskan waktu yang lama bersama-sama, kami sangat memahami satu sama lain. Kami mungkin tampak acuh tak acuh terhadap satu sama lain, namun kami semua tahu bahwa sikap kami sebenarnya adalah ekspresi ikatan dan kasih sayang kami terhadap satu sama lain,” pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
