
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mendukung proyek destinasi wisata yang akan dibangun Raffi Ahmad Di Pantai Krakal, Gunungkidul, Yogyakarta. (Instagram @raffinagita1717)
JawaPos.com - Raffi Ahmad berencana membangun resor, villa, dan beach club di Gunungkidul.
Bisnis yang akan dikembangkan pada awal 2024 oleh Sultan Andara, julukan Raffi Ahmad, itu berlokasi di tebing pinggir Pantai Krakal.
Namun, rencana bisnis Raffi Ahmad tersebut dikritik oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).
Kepala Divisi Kampanye dan Data Informasi Walhi, Elki Setiyo Hadi, menyebut pembangunan resor, villa, dan beach club di tebing pinggir Pantai Krakal dapat memperparah kekeringan di wilayah Tanjungsari, Gunungkidul, yang juga bagian dari Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunung Sewu bagian timur.
Dilansir dari laman Radar Malioboro (Jawa Pos Grup), dalam Permen Nomor 17 Tahun 2012, KBAK merupakan kawasan lindung geologi sebagai bagian kawasan lindung nasional.
"Artinya pemanfaatannya tidak boleh berpotensi merusak kawasan bentang alam karst," katanya dalam keterangan tertulis.
Sebagai wilayah KBAK Gunung Sewu, Desa Kemadang Kapanewon Tanjungsari masuk dalam zona perlindungan air tanah.
Kawasan Pantai Krakal mempunyai sungai bawah tanah dan mata air bawah tanah yang juga merupakan cadangan air bagi warga di sekitarnya.
"Meskipun mempunyai sungai bawah tanah, Kapanewon Tanjungsari merupakan wilayah yang rawan kekeringan," ujarnya.
Menurutnya, pembangunan resor yang direncanakan selesai pada 2025 tersebut akan semakin memperparah kekeringan di Kapanewon Tanjungsari.
Pantai Krakal merupakan wilayah bertopografi datar di antara bukit-bukit karst di sekitarnya.
Di kaki bukit karst bagian timur dapat ditemukan sumber air tawar yang merupakan air sungai bawah tanah.
Bukit-bukit karst tersebut dibutuhkan sebagai tempat resapan air yang nantinya akan menjadi cadangan air bagi wilayah di sekitarnya.
Luasnya pembangunan beach club milik Raffi Ahmad, berpotensi akan merusak wilayah batuan karst di sekitarnya.
Hancurnya bukit karst dapat menimbulkan rusaknya daya tampung dan daya dukung air.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
