
TETAP RIANG: Dokter Tirta Mandira Hudhi berswafoto bersama pasien yang menjalani isolasi di Pondok Rehabilitasi Stadion Gelora Joko Samudro, Kamis (4/2) 2021. (Galih Wicaksono/Jawa Pos)
JawaPos.com - Dokter Tirta meminta selebgram Rachel Vennya bicara secara terbuka apa adanya kenapa dirinya bisa lolos dari kewajiban menjalani karantina sepulangnya dari Amerika Serikat. Dengan demikian, hal itu akan dapat membantu petugas untuk membongkar jaringan oknum yang bermain dengan aturan.
Rachel Vennya diminta dr. Tirta bicara terbuka mulai dari mana dia mendapat nomor kontak oknum, siapa saja oknum yang terlibat,bayar berapa dan yang lainnya. Dengan Rachel Vennya bicara, dapat meringankan beban pemerintah yang kini sedang berjuang keras untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di tanah air. "Tindakan Rachel Vennya ini harusnya tidak boleh berhenti di sini. Dia harus speak up," ujar dr. Tirta dalam podcast Deddy Corbuzier.
Penindakan tegas terhadap semua oknum yang bermain-main dengan aturan karantina harus ditegakkan. Hal itu supaya tidak ada lagi yang oknum yang berani bermain dengan mengangkangi aturan. "Seketat apapun peraturan kalau oknum tidak ditindak tegas tetap akan ada celah. Kayak gini sebenarnya sudah ada dari tahun lalu lho. Kayak bansos yang dipotong 10 ribuan, surat swab palsu ditindak akhir tahun, tetap ada terus, " tuturnya.
Kasus pelanggaran karantina seperti yang dilakukan Rachel Vennya sepulangnya dari Amerika Serikat dinilai dr. Tirta bukan perkara sepele. Sebab risikonya besar sekali. Bisa saja Rachel Vennya membawa virus varian baru seperti Mu. "Ini datang dari Amerika, kabur ke dua tempat Jakarta dan Bali melibatkan sejumlah oknum yang tentu ini bukan oknum pertama. Ada jaminan apa kalau dia enggak bawa mutasi? Kalau Bali di-lockdown gara gara dia gimana? Sementara di Inggris orang kabur dari karantina di-blow-up," tutur dr. Tirta.
Dia pun dibikin geleng-geleng kepala Rachel Vennya bisa punya jaringan oknum yang bisa membawanya ke RSDC Wisma Atlet Pademangan usai kepulangannya ke tanah air dari Negeri Paman Sam. Sementara di sisi lain, sejumlah tokoh dan publik figur tidak bisa tembus.
Nikita Mirzani misalnya yang sempat meminta untuk menjalani karantina di Wisma Atlet supaya tidak keluar uang besar dengan menjalani karantina di hotel. Namun Niki dengan tegas ditolak, karena RSDC Wisma Atlet hanya untuk pelajar dan para pekerja yang baru pulang dari luar negeri. "Nikita dan lain-lain berkorban nih (keluar uang karantina di hotel). Nah yang jadi masalah, Rachel begitu landing langsung di Wisma Atlet Sementara tokoh terkenal lainnya kayak Mas Wishnutama aja, itu nggak boleh di Wisma Atlet," jelas dr. Tirta.
Dia juga merasa aneh dengan alasan dikeluarkannya Rachel Vennya dari Wisma Atlet usai menjalani karantina selama 3 hari. "Alasannya tidak sesuai prosedur. Dari awal ini sudah salah prosedurnya," paparnya. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
