Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 September 2021 | 20.32 WIB

Lebih Dekat dengan Jesselyn Lauwreen, Jawara MasterChef Indonesia

MENGASAH DIRI: Jesselyn saat menempuh pendidikan kuliner di Le Cordon Bleu Dusit Culinary School, Bangkok. Dari sana, dia memperdalam ilmu mengolah masakan Thailand dan Prancis, dua jenis makanan dengan ciri khas berbeda. (Instagram Jesselyn Lauwreen/Jawa - Image

MENGASAH DIRI: Jesselyn saat menempuh pendidikan kuliner di Le Cordon Bleu Dusit Culinary School, Bangkok. Dari sana, dia memperdalam ilmu mengolah masakan Thailand dan Prancis, dua jenis makanan dengan ciri khas berbeda. (Instagram Jesselyn Lauwreen/Jawa

USIANYA boleh paling muda di ajang MasterChef Indonesia Musim 8 (MCI 8). Namun, pada akhirnya, Jesselyn Lauwreen mampu mengungguli para peserta lain dan diumumkan sebagai pemenang utama. Berbekal pengalaman dan pengetahuan kuliner, perempuan 21 tahun asal Medan itu berhasil memukau ketiga chef juri: Juna Rorimpandey, Renatta Moeloek, dan Arnold Poernomo. Kini, usai MCI 8, Jesselyn siap menjalani karier sebagai the new celebrity chef. Yuk, kenalan lebih dekat dengannya.

---

JESSELYN LAUWREEN PEMENANG TERMUDA


Dengan terpilihnya Jesselyn sebagai pemenang, dia telah memecahkan rekor pemenang MCI termuda yang sebelumnya dipegang Stefani Horison (MCI 5, 2019). Stefani memenangi kompetisi pada usia 22 tahun, sedangkan Jesselyn di usia 21 tahun. ”Namun, saya tetap masih harus banyak belajar,” katanya saat diwawancara Jawa Pos.

Jesselyn merasa senang dan terhormat menjadi pemenang termuda ajang memasak nasional. Itu adalah awal yang baik untuk karier kulinernya. ”MCI adalah jembatan buat saya untuk mencapai mimpi dan goals aku di bidang kuliner,” ujarnya. Dengan menjadi jawara, Jesselyn mendapat banyak exposure yang akan sangat berguna bagi karier kulinernya kelak.

JESSELYN LAUWREEN BELAJAR KULINER DI DUA NEGARA


Kecintaan Jesselyn pada dunia memasak dan kuliner muncul dari lingkup keluarga. Sejak kecil, perempuan kelahiran Medan, 1 Maret 2000, itu sudah terbiasa melihat keluarganya sibuk di dapur dan membuat masakan. Hal tersebut membuat Jesselyn ingin mengasah kemampuannya. Dia menempuh pendidikan kuliner dua kali. Yakni, di Le Cordon Bleu Paris, Prancis (cuisine diploma, 2020), dan Le Cordon Bleu Dusit Culinary School, Bangkok, Thailand (the professional Thai cuisine programme and basic French cuisine course, 2019).

Menurut Jesselyn, sekolah kuliner di dua negara berbeda membuatnya lebih kaya dalam hal wawasan dan keterampilan. ”Budaya kuliner dari dua negara tempat saya belajar sangat berbeda. Mulai rasa, teknik, konsep, penikmat, hingga bahan,” katanya.

JESSELYN LAUWREEN AKTIF DI BISNIS KULINER


Kecintaan terhadap dunia kuliner dan ilmu yang didapat Jesselyn dari sekolah kuliner lantas diterapkannya dalam bisnis kuliner. Pertama, ada restoran Miramar di Medan yang dikelola keluarganya sejak lama. ”Sudah buka selama 51 tahun. Nenek saya adalah orang di balik Miramar,” ungkap Jesselyn.

Tak hanya membantu menjalankan Miramar, Jesselyn juga punya bisnis sendiri. Selulusnya dia dari Bina Tunas Bangsa International School pada 2018, Jesselyn sempat menjalankan bisnis katering Ladyreen sambil menunggu kuliah. Di situ, dia menjual makanan kotak untuk anak sekolah. Terakhir, saat pandemi Covid-19 melanda, Jesselyn juga membuka online pastry shop bersama kakak dan adiknya. Yakni, Bakereen.

Setelah memenangi MCI 8, Jesselyn sudah merencanakan bisnis kuliner baru yang modalnya berasal dari uang tunai hadiah kompetisi. Dia berencana membuka sebuah kafe di Jakarta bernama Juliette, yang diambil dari nama sang nenek. ”Sekarang masih dibangun. Konsepnya cocok buat brunch, outdoor dining, ngopi, dan ada photo spot yang milenial banget,” papar Jesselyn.

JESSELYN LAUWREEN INGIN BERBAGI KONTEN


Sebagai generasi Z (gen Z), Jesselyn sudah akrab betul dengan gawai dan media sosial. Karena itu, dia ingin menjalani profesi celebrity chef dengan berbagi konten di internet. Mulai Instagram, Facebook, TikTok, hingga YouTube. Sebelum mengikuti MCI 8, Jesselyn punya kanal YouTube sendiri bernama Jesselyn Lauwreen. Di kanal dengan 58,2 ribu subscriber itu, dia kerap berbagi vlog seputar masakan dan cerita personal.

Jesselyn sempat menceritakan keinginannya untuk berkarya sebagai chef lewat media sosial. Bagi putri pasangan Marwali Lauw dan Mery Tamin tersebut, media sosial bukan hanya sarana yang cocok untuk berbagi konten, tapi juga menjalin interaksi dengan banyak orang.

Dengan exposure yang didapat setelah MCI 8, Jesselyn punya kesempatan untuk mengembangkan kanal YouTube serta media sosialnya. Sejumlah konten sudah siap dibagikan ke audiens dan follower-nya. ”Pastinya bakal share resep-resep juga,” kata Jesselyn.

JESSELYN LAUWREEN ANAK” LORD ADI


Salah satu yang menarik perhatian di MCI 8 adalah kedekatan Jesselyn dengan Suhaidi ”Lord Adi” Jamaan. Banyak penonton yang menganggap Jesselyn adalah putri dari kekaisaran Lord Adi. Saat Adi tereliminasi, Jesselyn sempat mengungkapkan bahwa dirinya akan memenangkan MCI untuk Adi.

Jesselyn membenarkan bahwa dirinya dan Adi sangat dekat selama kompetisi. ”Kami best friend dan dekat seperti bapak-anak. Beliau selalu ada buat aku,” kata Jesselyn tentang hubungannya dengan Adi selama kompetisi berlangsung.

Usai MCI 8, Adi dan Jesselyn langsung berkolaborasi di kanal YouTube Jesselyn. Sudah ada dua video hasil kolaborasi mereka: Q&A (tanya-jawab) dan permainan dare or drink yang juga melibatkan runner-up MCI 8, Nadya Puteri. ”Saya juga sudah membuat janji video masak bersama Pak Adi,” tambah Jesselyn.

FUN FACTS JESSELYN LAUWREEN


- Mengaku sebagai orang yang family oriented.

- Paling tidak tahan jika ada pekerjaan yang belum selesai. ”Saya rela tidur telat untuk menyelesaikan semuanya,” katanya.

- Penggemar anjing. Jesselyn punya 3 ekor anjing sebagai peliharaan.

- Selain memasak, Jesselyn penyuka seni. Dia hobi menggambar dan bermain gitar serta piano.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore