Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 November 2023 | 14.09 WIB

Fakta Kota ‘M’ di Serial Gadis Kretek, Kota Fiksi yang Inisialnya Diambil dari Muntilan

Dian Sastro dan Ario Bayu dalam film Gadis Kretek: Instagram @gadiskretek - Image

Dian Sastro dan Ario Bayu dalam film Gadis Kretek: Instagram @gadiskretek

JawaPos.com – Serial Gadis Kretek yang telah tayang pada pada awal November 2023, berhasil memikat perhatian penikmat film Indonesia.

Serial ini diadaptasi dari novel berjudul sama karya Ratih Kumala dengan menampilkan para bintang terkenal seperti Dian Sastrowardoyo, Ario Bayu, Putri Marino, dan aktor ternama lainnya.

Salah satu aspek menarik dari serial ini adalah latar tempatnya yang menggunakan inisial ‘Kota M.’

Ratih Kumala mengungkapkan bahwa Kota M adalah sebuah kota fiksi yang inisialnya diambil dari daerah Muntilan.

  1. Sejarah Kecamatan Muntilan

Tonggak sejarahnya dapat ditemukan dalam prasasti Canggal tahun 732 dan adanya kompleks candi seperti Borobudur.

Pada masa lampau, Muntilan merupakan bagian dari Kesultanan Jogja hingga diserahkan kepada pemerintah Inggris pada tahun 1812.

Pada awal abad ke-20, Muntilan mengalami kemajuan dengan munculnya infrastruktur seperti kereta api, kantor pos, dan listrik.

Pendidikan modern diperkenalkan melalui misi Katolik, yang membawa pendirian berbagai sekolah, termasuk Hollandsch Inlansche Kweekschool.

  1. Asal Usul Nama Muntilan

Dikutip dari TikTok @gejapramono pada Selasa (21/11), nama muntilan berasal dari kata ‘Mouth Land’ yang diberikan oleh Thomas Stamford Raffles.

  1. Letak Muntilan

Muntilan terletak di sebelah selatan Kabupaten Magelang, berjarak 10 kilometer dari Kota Mungkid yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Magelang.

Secara geografis, Muntilan berada sekitar 15 kilometer dari Kota Magelang dan 25 kilometer dari Yogyakarta.

Wilayah kecamatan ini telah menjadi pusat kegiatan perdagangan dan jasa di bagian selatan Kabupaten Magelang.

  1. Tape Ketan

Dalam serial Gadis Kretek dijelaskan bahwa 'Kota M' terkenal dengan hidangan khasnya, yaitu tape ketan.

Hidangan yang dibuat dari ketan kukus dan difermentasi ini merupakan makanan khas dari Kecamatan Muntilan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore