
Photo
JawaPos.com - Indra Bekti mengatakan kondisi kesehatan Aldilla Jelita kini sudah membaik setelah sempat 2 kali mendapat penanganan intensif di sebuah rumah sakit akibat penyakit tuberkulosis (TB) paru yang dideritanya. Beberapa waktu lalu, dokter yang menangani Dilla juga sempat melakukan pengambilan cairan pada paru-parunya.
“Kondisi Dilla, Alhamdulillah sudah membaik, tinggal proses recovery. Masih ada rasa-rasa yang nggak enak,” ujar Indra Bekti.
Dokter menyarankan Aldilla Jelita rutin melakukan kontrol supaya diketahui apakah cairan pada parunya sudah berkurang atau tidak. Dokter juga perlu melihat seberapa efektif obat yang dikonsumsi Dilla.
“Memang harus kontrol terus apakah cairannya masih ada atau gimana? Masih harus sedot lagi atau seperti apa. Karena kemarin sempat 200 cc tapi kata dokternya masih masuk kadar aman,” ungkap Indra Bekti.
Setelah pulang ke rumah, dokter menyarankan agar Dilla memperbanyak istirahat supaya kondisi kesehatannya cepat pulih. Indra Bekti bersyukur kini dia dan keluarga tinggal di apartemen mengingat rumahnya sedang direnovasi. Dengan begitu, Dilla tidak perlu lagi naik turun tangga seperti waktu di rumahnya.
Dilla, kata Indra Bekti, juga tidak perlu dibuat capek mengurusi rumah karena kondisi apartemen memang tidak terlalu luas. Sangat berbeda ketika Dilla tinggal di rumahnya setiap hari ribet mengurusi rumah.
Mengenai makanan, dokter tidak memberikan batasan khusus ke Dilla. Terpenting, makanan yang dikonsumsi bernutrisi supaya kondisi kesehatannya lebih cepat pulih.
Seperti diketahui, riwayat tuberkulosis yang dialami Aldilla Jelita sejatinya sudah cukup lama. Pertama kali dia mengalaminya saat masih anak-anak. Pada 2017 lalu, Dilla juga mengalami masalah kesehatan yang sama sampai mengakibatkan kehilangan bayi. Meski memiliki riwayat panjang terkait penyakit tuberkulosis, Indra Bekti mengakui baru kali ini ada cairan pada paru-paru Aldilla Jelita.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=_1bicDr5pUQ

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
