Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 18 September 2020 | 05.14 WIB

Cerita Donita Mengalami Demam Tinggi dan Sesak Napas pada Januari Lalu

Adi Nugroho dan Donita memberi nama bayi laki-lakinya Athariz Alfarizqi Svarga Nugroho. - Image

Adi Nugroho dan Donita memberi nama bayi laki-lakinya Athariz Alfarizqi Svarga Nugroho.

JawaPos.com - Donita menceritakan pengalaman dirinya mengalami demam yang cukup tinggi hingga mencapi 40 derajat dan mengalami sesak napas. Kejadian tak mengenakkan itu dialaminya pada Januari 2020.

Donita mengalami demam tinggi dan sesak napas usai melakukan meeting di salah satu pusat perbelanjaan. Usai meeting, kondisi kesehatannya langsung terganggu.

"Terus tiba-tiba mataku merah. Habis mata merah nggak lama dari situ tiba-tiba badan aku demam, tenggorokan sakit terus nggak tahu kenapa menggigil dan demam tinggi mencapai 40 derajat," kata Donita melalui Instagram live Kamis (17/9).

Dari tanda-tanda yang dialami Donita, dia menganalisa ada kemiripan dengan ciri-ciri orang yang terkena Covid-19. Namun dia tidak bisa menyimpulkan dirinya positif Covid, karena pemerintah baru secara resmi mengumumkan virus korona jenis baru ini baru masuk ke Indonesia sejak Maret.

"Pas aku datang ke rumah sakit, orang yang mengalami gejala mirip sama aku itu lumayan banyak. Bahkan katanya sudah dari Desember," tuturnya.

Kecurigaan dirinya mengalami Covid-19 setelah dokter tidak dapat menemukan penyakit apa yang sebenarnya diderita Donita. Apalagi keluarganya juga mengalami sakit serupa tidak lama setelah Donita mengalaminya.

"Aku sampai cek segala macam. Cek darah, tipes, DBD, semuanya tuh negatif. Dan ternyata kalau dilihat-lihat gejala yang aku alami itu kan mual, muntah, sesak nafas, sakit tenggorokan, batuk, pilek demam tinggi, mirip Covid. Tapi Covid kan terkonfirmasi di Indonesia bulan Februari akhir atau Maret. Sementara aku tuh ngalamin itu di bulan pertengahan Januari," tuturnya.

Dokter yang menanganinya tidak menyebutkan jenis penyakit yang sebenarnya dideritanya. Selain mengonsumsi obat dari dokter, Donita juga mengonsumsi obat-obayan herbal terbuat dari rempah-rempah dan jehe buatan ibunya. Dia juga mengonsumsi madu dan lemon. Setelah sekitar 3 minggu, kondisi sakit yang dialaminya mulai menghilang.

"Aku tidak tahu obat mana yang manjur karena banyak yang aku minum," tuturnya.

Terlepas apakah penyakit yang dialaminya pada saat itu adalah Covid-19 atau bukan, dia bersyukur kini kondisi kesehatan dirinya dan keluarga sudah kembali pulih. Andai saja itu adalah Covid, Donita berharap kekebalan tubuhnya meningkat, sehingga tidak mudah terserang penyakit yang sama di masa yang akan datang meskipun harus tetap membuat perlindungan diri dengan baik.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=JwCwJdjdB5k

 

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore