PNS cantik asal Palu, Sulawesi Tengah, Tuty Ariesta Lahay sempat menjadi sorotan publik dan viral di media sosial usai membuat pengakuan mengejutkan pada 2017 silam. (Istimewa)
JawaPos.com - PNS Tuty Ariesta kurang lebih sudah 10 tahun lamanya berjuang untuk mendapatkan pengakuan atas anaknya bernama Sulthan, yang saat ini berusia 10 tahun.
Tuty Ariesta mengaku Andrigo meninggalkannya disaat sedang hamil. Kala itu penyanyi yang bernaung di bawah label musik Nagaswara berpamitan mau pulang ke rumahnya di Riau. Namun sejak saat itu pula Tuty ditinggalkan oleh lelaki yang menikahinya secara siri tersebut.
Tuty Ariesta menyatakan, karena kesibukannya bekerja, dia memang tidak getol dan intensif memperjuangkan pengakuan anak. Perjuangannya agar anaknya diakui oleh Andrigo bisa dibilang on off.
Tuty Ariesta rela terbang ke Jakarta mencari Andrigo agar anaknya yang baru berusia 3 bulan bisa bertemu dengan ayahnya. Namun ternyata hal itu tidak membuahkan hasil. Pada saat anaknya berusia 3 tahun, Tuty juga sempat mengupayakan agar anaknya diakui.
Perjuangan Tuty Ariesta tidak berhenti meski anaknya saat ini sudah berusia 10 tahun. Beberapa waktu lalu, dia bersama kuasa hukumnya James Slamet Tambunan, mengadukan hal ini ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) setelah 10 tahun berjuang tak kunjung mendapatkan pengakuan.
"Saya tidak mengejar bertanggung jawab nafkah, enggak. Saya cuma minta pengakuan kamu. Kalau soal nafkah aku bisa nafkahi anak sendiri," kata Tuty Ariesta di bilangan Gatot Soebroto Jakarta Selatan, Rabu (9/8).
James Slamet, pengacara Tuty Ariesta menyatakan pihaknya siap untuk dikonfrontir dengan penyanyi Andrigo untuk membuktikan memang pernikahan siri pernah dilakukan, sehingga dari hasil pernikahan ini dikaruniai satu orang anak. Dia pun berharap KPAI dapat memfasilitasinya.
"Saya menginginkan di KPAI, karena kita sudah adukan ke KPAI. Hari Senin Andrigo dipanggil," tuturnya.
Jika pendekatan kekeluargaan tak kunjung mendatangkan hasil, maka Tuty memastikan akan mengambil langkah hukum untuk meminta Andrigo bertanggung jawab.
Sebelumnya, Andrigo membantah adanya pernikahan siri dilakukannya dengan Tuty Ariesta. Dia mengaku sama sekali tidak pernah ada pernikahan. Karena menurutnya, hubungan yang terjalin dengan Tuty sejak tahun 2010 dan berakhir pada penghujung tahun 20211.
"Tidak ada pernikahan siri. Katanya pernikahan siri tahun 2012, padahal kita putus akhir 2011," kata Andrigo kepada wartawan.
Namun untuk anak yang disebut Tuty sebagai anaknya, Andrigo tidak dapat membenarkan ataupun membantahnya sampai sekarang. Karena menurutnya, orang yang membuat pengakuan seharusnya dapat membuktikan atas apa yang didalilkan.
"Saya pengen tahu dulu, seharusnya dia siapkan saja dengan dalilnya," katanya.