Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Agustus 2023 | 13.44 WIB

Kantor Otorita IKN Dirancang 6 sampai 7 Lantai, Pembangunannya Diperkirakan Butuh Rp 500 Miliar

RAGAM INFRASTRUKTUR: Kegiatan pembangunan kantor kementerian koordinator hingga istana presiden dan wakil presiden di IKN (14/7). - Image

RAGAM INFRASTRUKTUR: Kegiatan pembangunan kantor kementerian koordinator hingga istana presiden dan wakil presiden di IKN (14/7).

JawaPos.com - Pembangunan kawasan pemerintahan di Ibu Kota Nusantara (IKN) terus dikebut. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan upacara HUT RI tahun depan digelar di sana.

Kini, selain pembangunan istana negara, kantor kementerian, dan rumah jabatan menteri, juga akan dibangun kantor Otorita IKN. Lokasinya direncanakan di Titik Nol Nusantara, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU).

Dilansir dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), keberadaan kantor IKN ini berfungsi sebagai pemerintah daerah khusus (pemdasus). Seluruh pelayanan publik yang ditangani Otorita IKN akan dilayani di balai kota. Semua terintegrasi di satu tempat.

Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN Silvia Halim menuturkan, saat ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sedang menyelesaikan desain kantor Otorita IKN. Setelah itu dilanjutkan dengan tender.

"Kemungkinan kuartal empat (2023) sudah bisa mulai (dibangun). Paling enggak persiapan di situ,” kata Silvia Halim kepada Kaltim Post di lokasi upacara HUT Ke-78 Proklamasi Kemerdekaan RI di IKN, Kamis (17/8).

Pembangunan kantor Otorita IKN akan dikerjakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian PUPR. Silvi mengaku belum mengetahui besaran anggaran yang dialokasikan berdasarkan desain yang dibuat Kementerian PUPR.

Nantinya saat pembangunan Kantor Otorita IKN dimulai, akses ke Titik Nol Nusantara akan dilakukan penyesuaian. “Kami estimasikan sekitar Rp 400 sampai Rp 500 miliar. Dan akan dikerjakan secara multiyears,” ujar dia.

Nantinya, Balai Kota Otorita IKN didesain dengan jumlah 6–7 lantai. Sesuai dengan aturan pembangunan gedung di IKN. Terutama dengan kondisi alamnya yang membatasi ketinggian maksimal bangunan antara 11–14 lantai.

“Pastinya akan menemukan identitas tersendiri. Sesuai dengan tema IKN saat ini. Khususnya balai Kota itu dalam satu sumbu. Dengan Istana Sumbu Kebangsaan. Dan yang pasti IKN adalah kota hijau dan pintar. Desain bangunannya akan mengikuti standar gedung hijau dan pintar,” ungkapnya.

Akan diperbanyak area terbuka, dengan sirkulasi udara secara alam untuk mengurangi pendingin udara dalam ruangan. Selain itu, akan mengadopsi transformasi bekerja di IKN. Sehingga dapat bekerja di mana pun.

“Jadi akan lebih banyak area terbuka. Area publiknya, di mana orang-orang dapat berinteraksi. Tidak harus di dalam gedung kantor,” jelasnya.

Pada bagian lain, Sekretaris Otorita IKN Achmad Jaka Santos Adiwijaya menambahkan, selain kantor otorita, juga dibangun kantor-kantor pelayanan. Seperti halnya kantor dinas-dinas di pemerintah daerah yang dibangun terpisah dari kantor kepala daerah.

“Mungkin akan dibangun beberapa kantor, seperti kantor dinas di wilayah IKN,” sambungnya. Jaka menjelaskan, pembangunan kantor pemdasus Otorita IKN dipercepat untuk menyambut pemindahan ASN, TNI, dan Polri pertengahan tahun 2024. “Jadi kami bisa beres-beres lebih dahulu. Dan menyambut ASN, TNI, dan Polri yang pindah duluan ke IKN,” ungkapnya. Saat ini, Otorita IKN memiliki tiga kantor sementara. Lokasinya di Jakarta, Balikpapan, dan IKN.

“Load-nya belum full team. Untuk deputi setengahnya di sini (Balikpapan) dan setengahnya di Jakarta. Karena koordinasi antar-kementerian masih banyak di Jakarta. Tapi kalau tahun depan, kementerian juga sudah pindah, kita akan pindah semua ke IKN. Mungkin bertahap, kalau belum jadi semua. Mungkin sebagian masih menggunakan Balikpapan,” ungkapnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore