
Suasana sepi saat diberlakukannya Car Free Night (malam bebas kendaraan) dan Crowd Free Night (malam bebas keramaian) pada malam pergantian tahun di Jalan MH Thamrin, Jakarta (31/12/2020). Polda Metro Jaya melakukan Car Free Night dan Crowd Free Night den
JawaPos.com - Kendati Ibu Kota Negara (IKN) bakal dipindah ke Kalimantan Timur (Kaltim), kondisi Jakarta tidak akan berubah drastis. Jakarta akan tetap menjadi pusat bisnis di Indonesia.
Hal itu disampaikan pengamat tata kota Universitas Trisakti Nirwono Yoga. Dia menuturkan, Jakarta kini sudah menjadi pusat bisnis dan perekonomian yang diakui di Asia.
”Jakarta dan sekitarnya sudah menjadi satu kesatuan pusat kota bisnis global, setara dengan Tokyo Raya, London Raya, dan New York Raya,” ucapnya saat dihubungi Jawa Pos kemarin (15/3).
Meski demikian, dia memberikan catatan agar Jakarta tetap menjadi kota bisnis yang mumpuni. Yakni, harus ada peningkatan pelayanan, pembangunan infrastruktur, sistem transportasi massal, hingga upah minimum yang mampu bersaing dengan negara tetangga. Sistem transportasi massal bisa mencontoh Tokyo, Singapura, Paris, London, atau New York. Sistem transportasi yang apik dapat mengurangi kemacetan.
Sementara itu, gedung pemerintahan yang kosong setelah pindah ke IKN tidak perlu semuanya disewakan kepada swasta. Sebab, gedung-gedung itu bisa dioptimalkan sebagai kantor cabang. ”Tidak perlu semua pindah ke IKN,” katanya. Dia mengatakan, kementerian dan lembaga negara masih membutuhkan gedung tersebut untuk mendukung kegiatan selama di Jakarta.
Dari perspektif pengusaha, Ketua Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Maulana Yusran menegaskan bahwa Jakarta akan tetap menjadi pilar ekonomi terpenting di Indonesia. Meski pemerintahan akan terpusat di IKN baru, kegiatan-kegiatan bisnis, basis perusahaan nasional dan internasional, hingga kalangan industri tidak serta-merta pindah ke IKN baru. ”Industri dan bisnisnya kan tidak ikut pindah. Jadi, Jakarta masih akan menjadi pusat ekonomi yang penting bagi Indonesia,” tegasnya.
Direktur Pengembangan dan Pendayagunaan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan Candra Giri Artanto menuturkan, pemindahan IKN merupakan perwujudan pemerataan ekonomi di Indonesia. Sebab, selama ini perekonomian Indonesia masih berputar di Jawa sentris.
Pemindahan ibu kota ke Nusantara dipastikan tidak akan membuat Jakarta menjadi kota mati. ’’Nggak langsung ujug-ujug dan tidak tiba-tiba Jakarta ini akan sepi dan jadi kota mati, nggak. Jakarta ini nanti bukan tiba-tiba abandoned city, nggak,’’ ujarnya. Candra menjelaskan, pemerintah terus berupaya memanfaatkan aset-aset negara sesuai dengan highest and best uses (HBU). Sebagai informasi, HBU merupakan konsep yang sangat dikenal dalam bidang manajemen aset real property, baik dalam hal optimalisasi aset maupun penilaian aset.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
