Deputi Pendanaan dan Investasi OIKN Agung Wicaksono menjelaskan mengenai perkembangan pembangunan IKN di Kalimantan Timur. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan bahwa Presiden Prabowo bisa berkantor di IKN, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai Agustus 2028. Itu sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo melalui Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. Bahwa pembangunan IKN tidak berhenti, bahkan dipercepat.
”Beliau minta ini 2028 sudah siap. Artinya kalau ada yang mengatakan perubahan pemerintah akan memperlambat (pembangunan IKN), nggak. Presiden Prabowo justru perintahkan ke Pak Basuki setelah pelantikan justru jangan perlambat. Tapi, percepat,” terang Agung, Jumat (20/12).
Salah satu bukti komitmen tersebut adalah perintah membangun gedung-gedung perkantoran untuk lembaga legislatif dan yudikatif. Menurut Agung, Pemerintah Pusat menginginkan agar Gedung DPR, MPR, DPD tuntas dikerjakan pada 2028. Demikian pula gedung lembaga yudikatif seperti Mahkamah Agung (MA), Mahkamah Konstitusi (MK), dan Komisi Yudisial (KY).
”Rencana semula yang namanya legislatif dan yudikatif itu belum (masuk target pembangunan sampai 2028). Tapi, sekarang sudah diperintahkan bangun legislatif DPR, MPR, DPD. Bangun yudikatif MA, MK, KY. Jadi, ini percepatan. Sehingga nanti utuh fungsi trias politika eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” jelas Agung.
Dengan begitu, agenda-agenda penting yang melibatkan eksekutif, legislatif, dan yudikatif bisa diselenggarakan secara penuh di IKN. Agung menyatakan bahwa tugas OIKN mendukung komitmen tersebut. Baik lewat pembangunan yang terus dilakukan melalui APBN maupun investasi yang masuk lewat swasta dalam negeri dan luar negeri.
”Tugas kami di OIKN adalah mendukung komitmen pemerintah tersebut. Termasuk dengan dukungan swasta tadi,” imbuhnya.
Sampai akhir 2024, kata Agung, sudah ada Rp 58,41 triliun investasi swasta yang masuk. Baik dari swasta dalam negeri maupun swasta luar negeri atau investasi asing. Investasi tersebut terdiri atas berbagai sektor. Mulai sektor kesehatan, pendidikan, perhubungan dan transportasi, perhotelan, hunian, hingga ritel dan UMKM.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
