Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Desember 2024 | 13.58 WIB

Basuki Minta Dana Tambahan Rp 8,1 Triliun untuk IKN, Akan Dipakai Bangun Lembaga Legislagtif dan Yudikatif

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menyampaikan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 8,1 triliun pada tahun 2025. Anggaran ini nantinya akan menambah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) OIKN yang ditetapkan sebesar Rp 6,3 triliun.
 
Kepala OIKN Basuki Hadimuljono mengatakan usulan penambahan anggaran ini salah satunya akan digunakan untuk melaksanakan pembangunan lembaga legislatif dan yudikatif di IKN beserta huniannya, sebagaimana perintah Presiden Prabowo Subianto.
 
Basuki pun memastikan bahwa usulan ini telah disampaikan kepada Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
 
"DIPA kami ada Rp 6,3 triliun, karena perintahnya Pak Presiden untuk mulai melaksanakan yudikatif, legislatif, dan huniannya. Kami sedang mengajukan tambahan ke Bappenas dan Menteri Keuangan Rp 8,1 triliun," kata Basuki kepada wartawan, belum lama ini.
 
 
Tak hanya untuk digunakan pembangunan beserta kelengkapan sarana dan prasarana gedung legislatif dan yudikatif. Namun anggaran itu juga akan digunakan untuk membangun jalan sebagai konetivitas di IKN.
 
Adapun rencananya pembangunan gedung lembaga legislatif dan yudikatif baru akan dimulai pada awal Januari 2025. Ia menargetkan gedung tersebut akan selesai pada tahun 2027.
 
"Kalau yang yudikatif dan legislatif baru akan dimulai 2025 ini. Kalau dimulai dari 2025 ini paling 2027 selesai," ujarnya.
 
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi anggaran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 11,2 triliun per Juli 2024. Angka ini merupakan 26,4 persen dari pagu anggaran yang disiapkan pada tahun ini sebesar Rp 42,5 triliun.
 
 
Anggaran tersebut telah direalisasikan untuk klaster infrastruktur sebesar Rp 9 triliun dari pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 39,3 triliun. Diantaranya untuk pembangunan Gedung di Kawasan Istana Negara, Kawasan Kemenko dan Kementerian Lain serta Gedung OlKN; Pembangunan tower rusun ASN dan Hankam, Rumah tapak Menteri, dan Rumah Sakit IKN.
 
Pemerintah juga memberikan tambahan anggaran untuk pembangunan jalan tol IKN, jalan dan jembatan IKN, dan Bandara VVIP, Penataan dan Penyempurnaan Kawasan Bendungan Sepaku Semoi, Embung KIPP, dan Pengendalian Banjir IKN.
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore