Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 23.38 WIB

Bersumber dari Bendungan Sepaku Semoi, Air IKN Siap Minum, Kini PLN Rancang Produksi Energi Hijau

Presiden Joko Widodo berbincang bersama Wakil Presiden Ma - Image

Presiden Joko Widodo berbincang bersama Wakil Presiden Ma

DARI Waduk Sepaku Semoi, kebutuhan air baku di IKN akan dipenuhi. Setelah melalui instalasi pengolahan air (IPA), air dialirkan ke sepanjang 15,8 kilometer menuju reservoir. ”Lalu ke persil-persil, termasuk ke istana, sepanjang 22 kilometer,” terang Wakil Kepala Otorita IKN Raja Juli Antoni seperti dilansir Kaltim Post.

Bendungan atau Waduk Sepaku Semoi berada di Desa Tengin Baru-Argomulyo-Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunannya dimulai pada 2020 dan rampung 2024 dengan total biaya Rp 836 miliar. Bendungan itu memiliki luas genangan 322 ha dengan kapasitas tampung 16,17 juta m3.

Bendungan Sepaku Semoi menjadi sumber air baku bagi IKN dengan kapasitas 2.000 liter per detik. Juga untuk sebagian Kota Balikpapan dengan kapasitas 500 liter per detik.

Raja Juli mengatakan, selain dialirkan ke kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP), jaringan pipa air memiliki tiga terminal yang bisa disalurkan ke masyarakat sekitar IKN. ”Teman-teman PUPR (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) tengah mengidentifikasi daerah, desa mana yang memungkinkan dialiri air,” katanya saat memimpin media tour IKN pekan lalu (9/8).

Air yang disalurkan ke persil merupakan air bersih siap minum. Namun, meski sudah pernah dicoba langsung oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, saat ini tengah dilakukan tahap pengujian oleh pihak ketiga.

Menteri Basuki secara terpisah menyatakan, kualitas air dipastikan sangat baik. Bahkan lebih baik daripada air mineral. ”Kualitas air ini sudah diuji Balai Teknik Air Minum Kementerian PUPR,” ujarnya.

Namun, Basuki belum puas dengan pengujian itu dan meminta agar kualitas air minum tersebut diuji lembaga independen. ”Untuk memastikan kembali akan diuji PT Sucofindo. Itu tes ulang biar tidak hanya dari internal,” terangnya.

Suplai Energi

Mengusung energi hijau, IKN digadang-gadang bakal 100 persen menggunakan listrik dari energi baru terbarukan. Hingga menjelang HUT Ke-79 RI, Danis menyebut pasokan masih dominan bersumber dari jaringan PLN dengan sistem kelistrikan eksisting.

Kendati begitu, saat ini PLN juga menyiapkan energi listrik dari PLTS (pembangkit listrik tenaga surya). Saat ini sudah siap 10 megawatt (mw) dan sudah digunakan, termasuk saat HUT RI. ”Tentu ada backup dari sistem yang sudah eksis. Juga, rencananya PLN menyiapkan hingga 50 mw di akhir tahun nanti dari PLTS itu,” beber Danis.

PLTS berkapasitas 50 mw tersebut akan memproduksi energi hijau sekitar 93 gigawatt jam (GWh) per tahun. Juga mampu mereduksi emisi 104.000 ton karbon dioksida per tahun. (rom/idr/c19/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore