Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Agustus 2024 | 20.28 WIB

Digelar Perdana di IKN, Berikut Sejumlah Keistimewaan Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dibandingkan Tahun Sebelumnya

stana Garuda Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provisi Kalimantan Timur, lokasi pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI./Nyaman Bagus Purwaniawan/Antara - Image

stana Garuda Kota Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provisi Kalimantan Timur, lokasi pelaksanaan upacara HUT ke-79 RI./Nyaman Bagus Purwaniawan/Antara

JawaPos.com - Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini akan menjadi upacara yang bersejarah karena akan digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk pertama kalinya.

Hal itu tentu saja turut mempengaruhi sejumlah tradisi dari upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun-tahun sebelumnya, mengingat lokasi utamanya telah berpindah dari Jakarta ke IKN.

Meskipun begitu, pada tahun ini upacara di Jakarta yang saat ini masih berstatus sebagai ibu kota negara Republik Indonesia akan tetap digelar.

Sejumlah hal baru akan diterapkan sebagai rangkaian upacara Detik-detik Proklamasi pada tahun ini, antara lain rute kirab.

1. Rute kirab hingga IKN

Dikutip dari laman Indonesia Baik (dikelola Kemenkominfo), jika pada tahun sebelumnya rute kirab hanya dari Monas ke Istana Merdeka, untuk tahun ini kirab diselenggarakan dari Monumen Nasional menuju ke Ibu Kota Nusantara pada 10 Agustus lalu.

Dibandingkan dengan peringatan tahun 2023, rute kirab tahun ini lebih panjang, yaitu dimulai dari Monas, lalu melewati Jalan Thamrin, Bundaran HI, Jalan Gatot Subroto, Cawang, hingga berakhir di Bandara Halim Perdanakusuma dan diterbangkan ke IKN.

2. Penggunaan kendaraan taktis 'Maung'

Kirab tahun ini juga istimewa karena menggunakan kendaraan taktis "Maung" buatan Pindad untuk membawa bendera duplikat dan teks proklamasi.

Berbeda dengan tahun sebelumnya dimana kirab bendera pusaka dibawa oleh kereta kencana RI yang ditarik 6 ekor kuda dari Monas ke Istana Merdeka.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana menyatakan penggunaan 'Maung' dimaksudkan untuk lebih mempromosikan produk asli dalam negeri.

3. Tema peringatan merujuk pada transisi

Tema nasional peringatan HUT RI tahun ini juga bernuansa baru, yaitu “Nusantara Baru Indonesia Maju”, yang merepresentasikan transisi, baik itu transisi pemindahan ibu kota negara, maupun kepemimpinan periode berikutnya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore