
Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono.
JawaPos.com–Penampakan rumah dinas untuk para menteri di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara menjadi buah bibir di platform media sosial X oleh netizen. Rumah-rumah menteri itu dinilai terlalu mewah.
Namun, hal itu justru dibantah para menteri. Salah satunya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. Bahkan, Basuki menyebutkan bahwa rumah dinas untuk menteri di IKN Nusantara membuat Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kaget. Luhut menilai jika rumah dinas untuk menteri menyempit dibandingkan di Jakarta.
Respons soal rumah dinas di IKN Nusantara untuk menteri yang mengecil juga datang dari Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono saat berkunjung di Surabaya. ”Apa, apa? Rumah IKN Nusantara? Waduh nggak tahu ya,” kata AHY, anak dari Presiden keenam Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono, itu saat di Surabaya.
Sebelumnya, Menteri AHY menyerahkan 11 sertifikat tanah wakaf kepada para nazir dan perwakilan Nahdlatul Ulama (NU) Surabaya di Masjid Nashrulloh, Kecamatan Sukokilo, Surabaya. Sertifikat yang diserahkan di antaranya dengan peruntukan masjid, musala, yayasan, sekolah, dan rumah sakit Islam.
Sejak 2017 hingga 2023, Kementerian ATR/BPN telah melakukan sertifikasi terhadap tanah wakaf dan rumah-rumah ibadah sebanyak 243.000 bidang tanah dari total 460.000 bidang tanah. Dalam kurun waktu selama 7 tahun, jumlah tanah yang tersertifikasi terus meningkat dengan rata-rata tanah wakaf yang didaftarkan per tahun sebanyak kurang lebih 20.500 bidang.
Terkait hal itu, Provinsi Jawa Timur menempati capaian tertinggi dengan total 10.200 bidang tanah wakaf yang telah tersertifikasi. Komitmen untuk menyertifikatkan tanah wakaf merupakan implementasi dari gerakan sertifikasi rumah ibadah dan pesantren yang dicanangkan Kementerian ATR/BPN pada 2022.
Gerakan itu bertujuan agar seluruh umat beragama dapat beribadah dengan tenang dan nyaman. Menurut AHY, para pemilik tanah wakaf dan pengurus rumah ibadah diharapkan segera melaporkan tanahnya ke kantor pertanahan setempat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
