
SALING DUKUNG: Presiden Joko Widodo bersama Syekh Mohammed bin Zayed dalam forum Abu Dhabi Sustainability Week kemarin (13/1). (LALY RACHEV/SETPRES)
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tengah menyusun komposisi dewan pengarah pembangunan ibu kota negara (IKN) baru. Salah satu sosok yang diminta terlibat adalah Putra Mahkota Abu Dhabi Syekh Mohamed bin Zayed. Tawaran tersebut disampaikan dalam kunjungan Presiden Jokowi ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Minggu (12/1).
Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rachman menyatakan, pemerintah memang ingin melibatkan dunia internasional dalam pemindahan IKN. Bukan hanya dari segi investasi, tapi juga pembangunan kotanya. ”Salah satu yang diinginkan beliau adalah ibu kota baru Indonesia ini merupakan persembahan Indonesia untuk dunia,” ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta kemarin (13/1).
Pembangunan IKN baru dengan konsep smart city dan green city yang modern itu, tambah Fadjroel, membutuhkan sumber daya besar. Diperlukan input dari berbagai negara. Selain UEA, yang sudah pasti dilibatkan adalah Korea Selatan (Korsel) dan Jepang. Ketiganya memiliki keunggulan dalam pengembangan kota.
Fadjroel menyebutkan, Jepang unggul dalam teknologi, sedangkan Korsel punya pengalaman merelokasi sebagian kementeriannya dari Seoul ke Sejong yang direncanakan menjadi ibu kota baru. ”Jadi, Pak Jokowi ingin menjadikan ibu kota baru di Kaltim nanti simpul dari semua yang menjadi kelebihan-kelebihan negara di dunia,” ungkapnya.
Zayed, beber Fadjroel, merespons positif permintaan Jokowi. Jabatan definitifnya masih akan dibahas. Komisaris PT Adhi Karya itu juga menegaskan, potensi adanya dewan pengarah dari negara lainnya masih terbuka.
Sementara itu, Jokowi mengundang investor dari seluruh dunia untuk berinvestasi di IKN baru Republik Indonesia. Dia mengungkapkan hal tersebut saat menyampaikan pidato kunci pada forum Abu Dhabi Sustainability Week (ADSW) di Abu Dhabi National Exhibition Center (ADNEC), Abu Dhabi, UEA, kemarin. ”Di ibu kota negara baru, kami mengundang dunia untuk membawa teknologi terbaik, inovasi terbaik, dan kearifan terbaik,” ucapnya.
Jokowi menjelaskan, IKN nanti menjadi kota dengan teknologi mutakhir. Namun, di saat bersamaan, IKN menjadi wadah bagi inovasi dan kreativitas, ramah lingkungan, serta menjadi tempat yang memberikan kebahagiaan.
Sementara itu, kunjungan Jokowi ke UEA membawa oleh-oleh investasi besar. Investasi tersebut terangkum dalam sebelas perjanjian bisnis dengan estimasi total USD 22,89 miliar atau sekitar Rp 314,9 triliun.
Investasi dilakukan di bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset. Selain perjanjian bisnis, ada perjanjian kerja sama antar pemerintah di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme.
Jokowi mengapresiasi hubungan kerja sama antara Indonesia dan UEA yang terus meningkat. ”UEA akan tetap menjadi salah satu mitra penting kerja sama ekonomi Indonesia, terutama di bidang investasi,” tutur mantan gubernur DKI Jakarta tersebut.
Sementara itu, Zayed mengatakan bahwa hubungan kedua negara masih dapat ditingkatkan. ”Kita dapat memulai era baru hubungan kedua negara yang lebih erat,” ucapnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
