
Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
JawaPos.com–Otorita Ibu Kota Negara (OIKN) Nusantara siap mengaplikasikan pengelolaan air hujan dan daur ulang air bekas wudu untuk kebutuhan air baku di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
”Kita siap mengaplikasikan pengelolaan air hujan dan limpasan air hujan yang cerdas, jadi nanti ada pemantauan berapa curah hujan yang turun di IKN Nusantara,” ujar Direktur Transformasi Hijau OIKN Agus Gunawan seperti dilansir dari Antara.
Agus mengatakan, pengelolaan air hujan akan peruntukkan pemanfaatannya untuk sejumlah kebutuhan.
”Limpasan air hujan juga dapat dimanfaatkan, kalau kita melihat di kantor atau rumah itu limpasan air hujan dibiarkan mengalir begitu saja sehingga tidak benar-benar termanfaatkan dengan baik, padahal ini bisa dimanfaatkan dengan disimpan dan kemudian dipanen dan digunakan ketika menghadapi musim kemarau,” papar Agus.
Dengan demikian, lanjut dia, pemanfaatan air hujan dan limpasannya dapat dioptimalkan. Hal itu membutuhkan sistem untuk mengaturnya. Dengan sistem (pengelolaan) yang baik, air hujan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kebutuhan pendingin di gedung-gedung, pengisian ulang air tanah, atau didaur ulang lagi.
Agus juga mengatakan, OIKN juga siap memperkenalkan upaya daur ulang air bekas wudu atau istilahnya sebagai grey water di mana air tersebut sudah digunakan sekali dan belum terlalu kotor tetapi bukan untuk kebutuhan air minum dan MCK (mandi, cuci, kakus/buang air). Air berkategori grey water akan diolah lagi sebagai air baku seperti untuk kebutuhan menyiram taman.
”Sehingga tidak perlu lagi penyiraman taman dengan menyalurkan air bersih namun cukup menggunakan air hasil daur ulang. Itu beberapa hal yang kami siap implementasikan dan kemudian juga melakukan pemantauan terhadap sungai-sungai, dan juga menggunakan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) di mana seluruh data yang kami kumpulkan dari pengelolaan air limbah akan dikumpulkan di data center lalu digunakan di command control yang akan mengambil kebijakan berkaitan dengan air limbah,” tutur Agus.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Ekuador vs Jerman di Piala Dunia 2026: Der Panzer Kejar Rekor Sempurna di Fase Grup
