Annisya Rizky Novalia, meraih cita-citanya setelah memperoleh dukungan beasiswa ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas. (Istimewa)
JawaPos.com - Kesempatan memperoleh pendidikan yang layak dapat menjadi titik awal perubahan hidup bagi banyak orang. Hal itu dirasakan Annisya Rizky Novalia, yang berhasil meraih cita-cita setelah memperoleh dukungan beasiswa ketika masih duduk di bangku sekolah menengah atas.
Annisya merupakan salah satu penerima Program Beasiswa Bluebird Peduli pada 2016. Sebagai anak seorang pengemudi taksi, dia memandang bantuan pendidikan tersebut bukan sekadar dukungan finansial, tetapi juga bentuk penghargaan atas perjuangan sang ayah yang bekerja keras demi masa depan keluarga.
Semangat untuk terus belajar juga tumbuh dalam dirinya. Baginya, pendidikan bukan hanya jalan menuju pekerjaan yang lebih baik, melainkan bekal untuk memperluas cara pandang, membangun keyakinan, dan menentukan arah hidup. Kini, Annisya bersama dua saudaranya telah berhasil berkarier sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca Juga:Guru Honorer Berhenti Mengajar Usai 40 Tahun Cuma Bergaji Rp 414 Ribu, P2G: Realitas Pahit
“Beasiswa ini sangat berarti untuk saya dan keluarga. Melihat papa bekerja keras setiap hari sebagai pengemudi, saya belajar bahwa kesempatan harus dijaga dengan usaha. Papa membuka jalan lewat kerja kerasnya, sementara saya berusaha melanjutkan jalan itu dengan menyelesaikan pendidikan dan terus berproses sampai akhirnya bisa bekerja,” ujar Annisya.
Kisah Annisya menjadi salah satu gambaran bagaimana akses pendidikan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga pekerja.
Pada penyaluran tahun ini, sebanyak 1.945 anak memperoleh beasiswa mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, termasuk anak berkebutuhan khusus. Program yang disalurkan dua kali setiap tahun tersebut secara kumulatif telah menjangkau sekitar 70.000 penerima manfaat.
Direktur Utama PT Blue Bird Tbk Adrianto Djokosoetono mengatakan, perusahaan ingin memastikan perhatian kepada para pengemudi dan karyawan juga diwujudkan melalui dukungan terhadap pendidikan anak-anak mereka.
“Pengemudi dan karyawan merupakan bagian yang paling penting dari perjalanan Bluebird Group. Karena itu, kami percaya bahwa dukungan kepada mereka juga perlu menyentuh keluarga dan masa depan anak-anak mereka,” tukas Adrianto Djokosoetono.
Dukungan tersebut tidak berhenti pada pemberian beasiswa. Para penerima juga dapat bergabung dalam program Generasi Biru, sebuah wadah yang dirancang untuk membantu mereka mengembangkan kemampuan diri melalui berbagai pelatihan, pembekalan keterampilan, penguatan motivasi, hingga persiapan memasuki dunia kerja.
Melalui pendampingan yang berkelanjutan, program ini diharapkan dapat membantu lebih banyak anak mewujudkan cita-cita mereka, sekaligus membuktikan bahwa kesempatan belajar dapat menjadi jalan untuk mengubah masa depan.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
