
Ilustrasi Jumat Agung (Freepik)
JawaPos.com – Tri Hari Suci menjadi rangkaian paling sakral dalam kalender liturgi umat Kristiani. Tiga hari ini bukan sekadar perayaan biasa, melainkan momentum refleksi mendalam atas perjalanan iman, mulai dari kasih, pengorbanan, hingga kemenangan kehidupan. Kamis Putih, Jumat Agung, dan Sabtu Suci memiliki makna yang berbeda, namun saling terhubung dalam satu kesatuan misteri Paskah.
Perbedaan tersebut terlihat dari suasana ibadat, simbol yang digunakan, hingga pesan spiritual yang ingin disampaikan kepada umat. Dengan memahami makna setiap hari, umat diharapkan tidak hanya mengikuti perayaan secara ritual, tetapi juga mampu meresapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.
Dilansir dari akun YouTube Gereja Keluarga Kudus Paroki Rawamangun, berikut tiga perbedaan utama Tri Hari Suci yang perlu dipahami.
1. Kamis Putih: Perayaan Kasih dan Perjamuan Terakhir
Kamis Putih menjadi pembuka Tri Hari Suci yang sarat dengan nuansa sukacita sekaligus kekhidmatan. Pada hari ini, umat mengenang Perjamuan Terakhir Yesus bersama para murid. Dalam peristiwa tersebut, Yesus menetapkan Ekaristi sebagai bentuk kehadiran-Nya yang terus hidup dalam Gereja.
Warna liturgi yang digunakan adalah putih, melambangkan kesucian dan perayaan. Menariknya, dalam misa Kamis Putih, lagu “Kemuliaan” kembali dinyanyikan setelah selama masa prapaskah ditiadakan. Hal ini menandakan bahwa hari tersebut merupakan sebuah pesta iman.
Namun, suasana berubah di akhir perayaan. Sakramen Mahakudus dipindahkan dan lonceng gereja digantikan dengan bunyi krotalus, alat dari kayu yang menghasilkan suara khas. Perubahan ini menjadi tanda peralihan dari suasana sukacita menuju masa penderitaan Yesus yang akan dikenang pada hari berikutnya.
Selain itu, terdapat tradisi “tuguran” atau berjaga dan berdoa, yang mengajak umat untuk menemani Yesus dalam pergumulan-Nya sebelum penyaliban.
2. Jumat Agung: Puncak Penderitaan dan Pengorbanan
Berbeda dengan Kamis Putih, Jumat Agung dipenuhi suasana hening dan duka. Hari ini menjadi momen mengenang sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib sebagai bentuk pengorbanan demi keselamatan umat manusia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022