
Ilustrasi pembatasan media sosial bagi anak. (Istimewa)
JawaPos.com - Rencana pembatasan penggunaan media sosial untuk anak mendapat respons positif dari psikolog anak.
Psikolog anak RS Awal Bros Batam Maryana menilai, penerapan PP Tunas sebagai langkah positif dalam membatasi paparan digital berisiko bagi anak, namun memerlukan peran aktif orang tua di rumah, agar dapat berjalan secara efektif melindungi anak.
PP Tunas atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak merupakan regulasi yang resmi berlaku mulai 28 Maret 2026. Aturan tersebut membatasi anak di bawah 16 tahun untuk mengakses konten atau media sosial berisiko.
Maryana menegaskan bahwa regulasi saja tidak cukup tanpa pengawasan langsung dari keluarga.
“Kalau ada aturan seperti ini tentu baik. Pemerintah bisa membatasi dari sisi platform, tetapi praktiknya di rumah tetap harus dijalankan dan diawasi oleh orang tua agar benar-benar memberi dampak,” ujarnya dilansir dari Antara, Minggu (29/3).
Ia menjelaskan, penggunaan media sosial dan gawai pada anak memiliki dampak yang cukup besar, dengan dominasi efek negatif jika tidak terkontrol.
Salah satu dampak yang paling banyak ia temui adalah meningkatnya kecemasan pada anak akibat paparan informasi berlebih yang belum sesuai usia.
“Anak-anak jadi terpapar banyak hal yang sebenarnya belum perlu mereka ketahui. Kalau berlebihan, mereka jadi cemas, bahkan anxious berlebihan karena konsumsi informasi yang tidak tersaring,” katanya.
“Mereka melihat apa yang ada di media sosial seolah itu kebenaran penuh, lalu membandingkan dirinya sendiri. Ini bisa berujung pada kecemasan hingga depresi,” ujarnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
