Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 April 2025 | 03.32 WIB

Pesan dan Saran untuk Kelahiran Hari Kamis Menurut Primbon Agar Hidup Tenang dan Terarah

Pesan dan Saran untuk Kelahiran Hari Kamis Menurut Primbon Agar Hidup Tenang dan Terarah (stockgiu/Freepik) - Image

Pesan dan Saran untuk Kelahiran Hari Kamis Menurut Primbon Agar Hidup Tenang dan Terarah (stockgiu/Freepik)

JawaPos.com - Hidup adalah perjalanan panjang yang penuh dengan dinamika. Dalam budaya Jawa, dikenal sebuah ilmu warisan leluhur bernama primbon yang berisi berbagai petunjuk kehidupan, termasuk mengenai siklus hidup berdasarkan hari lahir.

Bagi yang lahir pada hari Kamis, ada pola menarik yang bisa dijadikan bahan renungan, terutama saat memasuki usia paruh baya dan lanjut.

Menurut penjelasan pada salah satu video di kanal Youtube Sabdaning Ratu, setelah melewati masa keberuntungan di usia 36 hingga 47 tahun, menurut primbon Jawa, seseorang yang lahir pada hari Kamis akan masuk ke dalam masa ciloko atau masa celaka saat berusia 48 hingga 59 tahun. Masa ini dianggap cukup rawan karena berbagai risiko bisa saja muncul.

Oleh karena itu, disarankan untuk tidak melakukan aktivitas yang berisiko tinggi, serta lebih memilih kegiatan yang aman dan menenangkan. Intinya, jangan gegabah dalam mengambil keputusan, dan tetap dekat dengan doa agar selalu diberi keselamatan.

Memasuki usia 60 hingga 71 tahun, orang yang lahir hari Kamis akan kembali memasuki masa tuna (kehilangan), serupa dengan saat mereka berusia 12–23 tahun. Masa ini identik dengan kehilangan. Bisa kehilangan dalam bentuk materi, pekerjaan, kesehatan, bahkan orang terdekat.

Di usia ini, penting untuk menjaga keseimbangan batin, memperkuat mental, dan lebih banyak mendekatkan diri kepada Tuhan. Sebab, saat-saat seperti ini membutuhkan ketenangan dan kebijaksanaan dalam menyikapi setiap perubahan.

Setelah usia 71 tahun, primbon tidak lagi membagi secara rinci, karena setiap orang akan menjalani fase akhir kehidupannya dengan perjalanan yang sangat personal. Yang pasti, manusia tetap dianjurkan untuk terus berbuat baik, menjaga kesehatan, dan selalu bersyukur dalam keadaan apa pun.

Walaupun siklus kehidupan ini bersumber dari primbon Jawa dan bukan merupakan kebenaran mutlak, tidak ada salahnya kita menggunakannya sebagai cermin. Tujuannya bukan untuk membuat kita takut, tetapi agar lebih siap menghadapi perubahan-perubahan hidup.

Dengan bekal pengetahuan ini, kita bisa lebih tenang, lebih waspada, dan lebih berserah kepada Yang Maha Kuasa dalam setiap langkah kehidupan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore