
Ilustrasi asimilasi pembauran kebudayaan. (Freepik)
JawaPos.com–Pernahkah kamu mendengar istilah asimilasi? Sebagai makhluk sosial, manusia membutuhkan interaksi satu sama lain. Hal inilah menjadi salah satu kunci bersosialisasi dalam hidup bermasyarakat.
Bersosialisasi merupakan interaksi yang bisa dipahami dalam ilmu sosiologi. Yakni ilmu mempelajari hidup bersama dalam sebuah masyarakat dan menyelidiki ikatan yang terjadi di antara manusia.
Ilmu sosiologi juga mempelajari berbagai macam interaksi pada manusia, salah satunya adalah asimilasi. Asimilasi juga bisa menciptakan sebuah budaya baru dan mengikuti perkembangan zaman.
Dilansir dari jambiprov.go.id pengertian asimilasi yang merupakan pembauran suatu budaya yang disertai dengan hilangnya ciri khas dari kebudayaan asli tersebut, dan membentuk suatu kebudayaan yang baru.
Hal ini akan muncul jika golongan masyarakat yang berada di latar belakang budaya yang berbeda lalu bergaul dengan budaya baru dalam waktu yang lama. Asimilasi juga ditandai dengan usaha dalam mengurangi perbedaan yang ada, sikap, serta perasaan dan memperhatikan tujuan bersama.
Asimilasi juga dapat diartikan sebagai pembauran dua hukum budaya yang didampingi dengan hilangnya ciri khas hukum budaya aslinya. Nantinya pembauran tersebut akan membentuk hukum budaya yang baru.
Faktor-faktor terjadinya asimilasi
Faktor umum yang mendorong terjadinya asimilasi yaitu toleransi, kesamaan, kepentingan ekonomi, rasa simpati, dan amalgamasi.
Sikap toleransi, kesempatan yang seimbang dalam ekonomi, sikap menghargai orang asing dan kebudayaannya, sikap terbuka, persamaan, perkawinan, dan lain-lain.
Faktor kedua adalah faktor penghalang terjadinya asimilasi yaitu kelompok yang terasingkan, perasaan kebudayaan suatu kelompok lebih tinggi daripada kelompok lainnya, minimnya pengetahuan akan kebudayaan baru, prasangka negatif, perbedaan ciri fisik, dan masih banyak lagi.
Nah, asimilasi dapat menghasilkan individu yang memiliki perbedaan semakin tipis dalam sebuah kelompoknya. Mereka akan menyesuaikan kemauan diri dengan kemauan kelompoknya. Begitupun dengan kelompok lainnya. Perbedaan inilah yang membuat asimilasi bisa dilakukan secara menyeluruh dalam segala aspek budaya yang berlaku.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
