
Ilustrasi perang pada jaman Rasulullah SAW.
JawaPos.com - Rasulullah SAW adalah sosok nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT dalam menyebarkan ajaran Islam yang hingga saat ini menjadi suri tauladan para umat muslim.
Perjuangan Rasulullah SAW selama kurang lebih 23 tahun untuk menyebarkan ajaran Islam bukanlah hal yang mudah, semuanya dipenuhi oleh tantangan baik secara fisik maupun mental.
Cobaan yang beliau lalui bukan sebatas cacian atau hinaan, melainkan dengan melibatkan perang-perang besar kaum muslimin melawan kaum kafir karena mereka tidak ingin menerima ajaran Islam yang disampaikan Rasulullah SAW.
Adapun pertempuran hebat yang beliau lalui diantaranya Perang Badar, Perang Uhud, Perang Thaif, Perang Khaibar, Perang Hunain, Fathul Makkah, Perang Khandaq, dan lain sebagainya.
Selama Rasulullah SAW menjadi pemimpin perang, melansir dari laman Institut Agama Islam An-nur, inilah 4 strategi militer beliau yang dapat kita teladani, diantaranya :
1. Bijaksana Memilih Lokasi Pertempuran
Rasulullah SAW selalu memerhatikan kondisi geografis dan situasional sebelum terlibat dalam konflik bersenjata. Misalnya, dalam Pertempuran Badar, beliau memilih lokasi yang strategis di mana sumber air bersih tersedia untuk pasukannya.
Keputusan ini menunjukkan pemahaman beliau tentang pentingnya faktor-faktor lingkungan dalam menentukan hasil pertempuran.
2. Keterampilan Organisasional yang Tinggi
Beliau mampu mengelola pasukan dengan efisien, menetapkan tugas dan tanggung jawab dengan jelas. Seperti dalam Perang Uhud, meskipun pertempuran tersebut tidak berakhir dengan kemenangan mutlak bagi pasukan Muslim, beliau berhasil mempertahankan ketertiban di tengah kekacauan pertempuran.
Ini menunjukkan kepemimpinan yang tenang dan terorganisir, bahkan dalam situasi yang sulit, Rasulullah SAW mampu melaluinya dengan baik.
3. Menggali Parit untuk Melindungi Pasukannya
Menurut KBBI, parit adalah lubang panjang di tanah tempat aliran air atau sering disebut dengan selokan. Taktik yang brilian juga menjadi ciri khas kepemimpinan militer Rasulullah SAW.
Dalam Pertempuran Khandaq, beliau menggunakan strategi defensif dengan menggali parit di sekitar Madinah untuk melindungi pasukannya dari serangan musuh.
Keputusan ini tidak hanya menghalangi serangan musuh tetapi juga memberikan keuntungan bagi pasukan Muslim. Taktik semacam ini mencerminkan pemikiran strategis dan rencana matang Nabi Muhammad dalam menghadapi ancaman militer.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
