Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 November 2018 | 02.36 WIB

Ujian SKB Molor, BKN Perkirakan Baru Mulai 1 Desember

Peserta membaca buku saat menunggu dimulainya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (26/10). - Image

Peserta membaca buku saat menunggu dimulainya Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (26/10).

JawaPos.com - Seleksi kompetensi bidang (SKB) rencananya dilaksanakan pada 22-28 November. Ternyata jadwal itu molor. Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkirakan SKB baru bisa diadakan awal Desember.


Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan, pelaksanaan SKB untuk seluruh formasi instansi pemerintah daerah (pemda) bakal menggunakan tes tulis berbasis komputer. Sedangkan SKB di instansi pemerintah pusat beragam. Ada yang tes tulis berbasis komputer, wawancara, dan kesamaptaan.


Bima mengatakan, pelaksanaan ujian SKB di instansi pemda bakal menggunakan komputer ujian nasional berbasis komputer (UN­BK) di sekolah. Selain itu, menggunakan fasilitas computer assisted test (CAT) milik BKN di daerah dan kantor pusat.


"Rencananya (ujian SKB, Red) yang pakai fasilitas UNBK (dimulai, Red) tanggal 1 atau 2 Desember," jelasnya kemarin (23/11). Selanjutnya, ujian SKB yang menggunakan komputer CAT milik BKN dilaksanakan mulai 4 Desember.


BKN memperkirakan pelaksanaan SKB berlangsung sepekan. Sebab, pelamar yang mengikuti SKB tidak sebanyak peserta SKD (seleksi kompetensi dasar). Secara teori, peserta yang lolos SKB adalah tiga kali formasi. Namun, peserta SKB bakal jauh lebih sedikit karena banyak yang mendapat nilai rendah.


Bima menuturkan, pelaksanaan SKB yang menggunakan fasilitas UNBK sengaja didahulukan. Sebab, mendekati akhir tahun, siswa tingkat akhir di SMA dan SMP sudah mulai bersiap mengikuti sejumlah ujian. Dia tidak ingin kegiatan ujian SKB yang menggunakan fasilitas komputer sekolah mengganggu kegiatan ujian siswa.


BKN berharap mundurnya jadwal SKB tidak akan memengaruhi seluruh rangkaian rekrutmen CPNS 2018. Rekrutmen tetap ditargetkan tuntas pada 2018. Sebab, itu terkait dengan penggunaan anggaran.


Bima juga mengatakan, pelamar CPNS yang sudah mengikuti SKD tidak perlu cemas menunggu pengumuman kelulusan ke fase SKB. Dia menuturkan, kelulusan ke fase SKB ditetapkan panitia seleksi nasional (pansel). Bukan ditetapkan instansi masing-masing.


Sampai sekarang panselnas masih melakukan proses validasi dan verifikasi data. Khususnya data nilai yang diperoleh dari ujian SKD. Karena itu, hingga kemarin belum ada satu pun informasi kelulusan ke tahap SKB yang diumumkan. Mungkin mulai pekan depan ada pengumuman nama-nama pelamar CPNS yang lolos ke fase SKB.


Bima menjelaskan, soal ujian SKB dibuat kementerian terkait. Bukan seperti soal ujian SKD yang dibikin konsorsium PTN. Soal SKB untuk formasi guru dibuat Kemendikbud. Sementara itu, soal SKB untuk formasi tenaga kesehatan dibuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Begitu pula untuk soal ujian SKB formasi dosen, yang membuat adalah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). 


Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore