Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Oktober 2018 | 17.23 WIB

Selamatkan BPJS yang belum Sehat, Presiden Isyaratkan Beri Subsidi

Ilustrasi: Presiden Jokowi memberi isyarakat akan memberi subsidi untuk BPJS Kesehatan yang kerap merugi. - Image

Ilustrasi: Presiden Jokowi memberi isyarakat akan memberi subsidi untuk BPJS Kesehatan yang kerap merugi.


Lantas, berapakah besaran dana siap pakai atau likuid itu? Sigit mengatakan, saat ini rata-rata klaim yang dibayar BPJS Kesehatan kepada RS sebesar Rp 7,5 triliun per bulan. Karena itu, dana likuid yang tersedia di kantong siap pakai BPJS Kesehatan bisa sekitar Rp 3,75 triliun.


Menurut dia, upaya menutup atau menalangi defisit BPJS Kesehatan masih menimbulkan masalah. Meskipun beberapa waktu lalu pemerintah sudah menutup defisit BPJS Kesehatan, kenyataannya masih kurang. Sebab, suntikan dana dari pemerintah masih berada di bawah defisit riil BPJS Kesehatan.


"Kalau kekurangan uang (defisit, Red), bisa diganti. Tetapi, kekurangan pelayanan kepada pasien ini bencana," katanya.


Sementara itu, pihak BPJS Kesehatan belum bisa menanggapi lebih jauh rencana subsidi tersebut. "Kan belum lengkap informasinya seperti apa," ucap Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma'ruf.


Ketua Komisi IX DPR (yang membidangi kesehatan) Dede Yusuf menuturkan, subsidi untuk BPJS Kesehatan merupakan program positif. Namun, dia mengatakan, skema subsidi itu tetap punya aturan main. Dede menceritakan, sebelumnya subsidi BBM dicabut untuk dialihkan sebagai dana pembangunan infrastruktur.


"Mau dari mana pun dana (subsidi, Red), untuk kesejahteraan sosial, negara Indonesia masih tertinggal di antara negara-negara ASEAN lainnya," katanya. Karena itu, dia menegaskan, apa pun kebijakan yang diambil pemerintah, urusan kesejahteraan sosial harus menjadi prioritas. Apalagi, sampai saat ini Indonesia belum menjadi negara makmur. Karena itu, program jaring pengaman sosial masih dirasa penting.


Dede berharap anggaran PBI BPJS Kesehatan bisa dikeluarkan dari postur anggaran kesehatan. Saat ini anggaran PBI sekitar Rp 26 triliun. Sementara itu, total anggaran kesehatan mencapai Rp 111 triliun. Dengan demikian, anggaran kesehatan fokus digunakan untuk program preventif dan kuratif. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore