
Ilustrasi Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI). ORI merilis survei penggunaan bahasa Indonesia di sektor pelayanan publik. Hasilnya, masih banyak yang kurang tepat dalam menggunakan Bahasa Indonesia.
JawaPos.com - Lemahnya penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar membuat Ombudsman Republik Indonesia resah, terutama di kantor pelayanan publik. Temuan Ombudsman, ada banyak kesalahan dalam penggunaannya.
Misalnya di papan pengumuman, pamflet, spanduk, atau informasi-informasi tertulis lainnya.
Hal tersebut terungkap dalam hasil survei Ombudsman terkait pelayanan publik dan penggunaan bahasa Indonesia. Sekaligus memperingati Bulan Bahasa yang jatuh pada 28 Oktober.
"Kita potret dari pelayanan publik di seluruh Indonesia" kata anggota Ombudsman Adrianus Meliala di Kantor Ombudsman Republik Indonesia, Jakarta Selatan, (11/10).
"Motret kualitas ruang tamu, papan pengumuman, ruang wc, pokoknya hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan publik" imbuhnya.
Asisten Kajian Sistemik Ombudsman, Diani Indah Rachmitasari mengatakan, hasil survei yang dilakukan pihaknya agar meminimalisir terjadinya maladministrasi.
"Di pelayanan publik masih digabung-gabungkan bahasanya. Bahasa Indonesia, Inggris, atau bahasa daerah, itu bingung melihatnya" ucapnya.
Sesuai paparan Ombudsman, hasil survei menunjukkan banyaknya kesalahan penulisan informasi publik di kantor pelayanan publik.
Bagi Ombudsman, rendahnya kepatuhan standar pelayanan publik akan meningkatkan maladministrasi. Sehingga kualitas pelayanan rendah.
"Misalnya kalimat 'Training Untuk Mobil', kenapa enggak pakai bahasa Indonesia aja. Diganti pelatihan misalnya," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
