
Ketua Umum Peradi Fauzie Yusuf Hasibuan (empat dari kiri) ketika menghadiri acara pertemuan advokat dunia di Jakarta, Jumat (3/8).
JawaPos.com - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) terus membangun kemitraan dengan pihak luar, dalam kaitannnya dengan penguatan kapasitas organisasi. Jumat (3/8), mereka menggelar pertemuan advokat dunia, yang dihadiri berbagai negara.
Ketua Umum Peradi, Fauzie Yusuf Hasibuan mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan bagi para anggota. Khususnya mengenai permasalahan hukum di dunia internasional.
"Ini penting karena persoalan hukum semakin berkembang atau dinamis," ujar Fauzie lewat siaran persnya kepada JawaPos.com, Minggu (8/5).
Hadir dalam kesempatan itu Programme Co-Chairs And Head Of International Cooperation Of Peradi A Haryo Wibowo, Direktorat Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional Kementerian Luar Negeri Dr Ramos Dumoli Agusman, Bendahara International Bar Association (IBA) Peter Bartlett, Wakil Ketua Umum Peradi Ricardo Simanjuntak dan Sekjen Peradi Thomas Tampubolon.
Fauzie menambahkan, selain peningkatan kapasitas pengetahuan, pertemuan juga untuk membangun jaringan. Baik advokat Indonesia maupun luar negeri. "Sehingga sinergi Peradi dengan dunia internasional terus terjalin," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
