Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Juni 2018 | 23.27 WIB

Jelang Idul Fitri, Harga Bawang-Cabai Stabil

Pantauan H-3 Lebaran, harga dan stok komiditas pangan terpantau stabil. - Image

Pantauan H-3 Lebaran, harga dan stok komiditas pangan terpantau stabil.

JawaPos.com - Dalam rangka memonitor pergerakan harga komoditas sayuran khususnya bawang dan aneka cabai menjelang hari raya Idul Fitri, Kementan melalui Ditjen Hortikultura memantau produksi dan pergerakan harga dua komoditas strategis tersebut.


Dirjen Hortikultura Suwandi menuturkan harga bawang merah pada H-3 lebaran 2018, turun 3,7% di 43 pasar retail Jakarta dibanding tahun 2017.


Pada H-3 ini harga bawang merah terpantau rata-rata Rp. 38.277 per kilogram.


Cabai rawit merah yang menjadi momok di lebaran tahun 2017, saat H-3 lebaran ini berada pada harga Rp 38.530 per kilogram atau turun 25 persen.


"Sementara cabai rawit hijau Rp 33.161, turun 9,9%," kata Suwandi kepada JawaPos.com, Rabu (13/6).


Dijelaskan Suwandi, ada sedikit kenaikan pada komoditas cabai merah besar pada H-3 lebaran 2018 dibanding H-3 lebaran 2017. Harga saat ini Rp 42.689 per kilogram, naik 16,6% dan cabai merah keriting Rp 35.253 per kilogram atau naik 6,7%.


"Tapi kondisi kenaikan ini masih terjangkau masyarakat," tambah Suwandi.


Suwandi juga menambahkan bahwa pantauan posko bawang dan aneka cabai terhadap harga di level petani yang saat ini berkisar antara Rp. 21.285 per kilogram untuk bawang merah.


Kemudian cabai rawit merah Rp. 25.130 per kilogram, cabai merah besar Rp. 25.319 per kilogram, cabai merah keriting Rp. 27.063 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau Rp. 20.926 per kilogram.


"Rata-rata petani mendapatkan keuntungan antara Rp. 10.200 sampai dengan Rp. 16.300 per kilogramnya. Ini berarti petani bisa tersenyum menghadapi lebaran 2018," beber dia.


Menurut Suwandi, stabilisasi pasokan dan harga menyambut Idul Fitri 1439 H dapat dijaga karena beberapa hal. Pertama kesadaran kelompok tani binaan di bawah koordinasi champion cabai dan bawang merah konsisten dalam mengawal manajemen tanam.


Selanjutnya produksi yang ada saat ini untuk aneka cabai merupakan pengaturan manajemen tanam pada 3 bulan sebelumnya. Sementara bawang merah merupakan hasil manajemen tanam 2 bulan sebelumnya.


"Faktor lainnya adalah iklim yang mendukung dengan kondisi curah hujan sedang sehingga sangat mendukung pertumbuhan aneka cabai dan bawang merah," jelas dia.


"Luas tambah tanam aneka cabai meningkat 5 -10 % dibanding bulan bulan sebelumnya," tambah Suwandi.


Terakhir adalah terkait serangan OPT yang cuku rendah yaitu dibawah 5 % dari luas total serangan nasional.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore