
Pantauan H-3 Lebaran, harga dan stok komiditas pangan terpantau stabil.
JawaPos.com - Dalam rangka memonitor pergerakan harga komoditas sayuran khususnya bawang dan aneka cabai menjelang hari raya Idul Fitri, Kementan melalui Ditjen Hortikultura memantau produksi dan pergerakan harga dua komoditas strategis tersebut.
Dirjen Hortikultura Suwandi menuturkan harga bawang merah pada H-3 lebaran 2018, turun 3,7% di 43 pasar retail Jakarta dibanding tahun 2017.
Pada H-3 ini harga bawang merah terpantau rata-rata Rp. 38.277 per kilogram.
Cabai rawit merah yang menjadi momok di lebaran tahun 2017, saat H-3 lebaran ini berada pada harga Rp 38.530 per kilogram atau turun 25 persen.
"Sementara cabai rawit hijau Rp 33.161, turun 9,9%," kata Suwandi kepada JawaPos.com, Rabu (13/6).
Dijelaskan Suwandi, ada sedikit kenaikan pada komoditas cabai merah besar pada H-3 lebaran 2018 dibanding H-3 lebaran 2017. Harga saat ini Rp 42.689 per kilogram, naik 16,6% dan cabai merah keriting Rp 35.253 per kilogram atau naik 6,7%.
"Tapi kondisi kenaikan ini masih terjangkau masyarakat," tambah Suwandi.
Suwandi juga menambahkan bahwa pantauan posko bawang dan aneka cabai terhadap harga di level petani yang saat ini berkisar antara Rp. 21.285 per kilogram untuk bawang merah.
Kemudian cabai rawit merah Rp. 25.130 per kilogram, cabai merah besar Rp. 25.319 per kilogram, cabai merah keriting Rp. 27.063 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau Rp. 20.926 per kilogram.
"Rata-rata petani mendapatkan keuntungan antara Rp. 10.200 sampai dengan Rp. 16.300 per kilogramnya. Ini berarti petani bisa tersenyum menghadapi lebaran 2018," beber dia.
Menurut Suwandi, stabilisasi pasokan dan harga menyambut Idul Fitri 1439 H dapat dijaga karena beberapa hal. Pertama kesadaran kelompok tani binaan di bawah koordinasi champion cabai dan bawang merah konsisten dalam mengawal manajemen tanam.
Selanjutnya produksi yang ada saat ini untuk aneka cabai merupakan pengaturan manajemen tanam pada 3 bulan sebelumnya. Sementara bawang merah merupakan hasil manajemen tanam 2 bulan sebelumnya.
"Faktor lainnya adalah iklim yang mendukung dengan kondisi curah hujan sedang sehingga sangat mendukung pertumbuhan aneka cabai dan bawang merah," jelas dia.
"Luas tambah tanam aneka cabai meningkat 5 -10 % dibanding bulan bulan sebelumnya," tambah Suwandi.
Terakhir adalah terkait serangan OPT yang cuku rendah yaitu dibawah 5 % dari luas total serangan nasional.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
