
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek. Nila mengatakan logam berat yang terkandung dalam air Sungai Citarum bisa merusak susunan saraf
JawaPos.com – Tercemarnya Sungai Citarum membawa banyak dampak buruk bagi lingkungan. Bahkan, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan, logam berat yang terkandung dalam air sungai Citarum dapat merusak susunan saraf.
“Ya, itu gara-gara Sungai Citarum tercemar, ada zat-zat logam berat itu. Itu merusak susunan saraf,” kata Nila dalam keterangannya, Kamis (12/4).
Nila mengatakan, hasil penelitian Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar, Bogor, mengungkapkan bahwa limbah yang mengandung logam berat seperti cadmium (Cd), tembaga (Cu), dan timbal (Pb) mudah ditemukan pada lingkungan akuatik yang banyak digunakan oleh industri, pertambangan, dan rumah tangga.
Menurut penelitian itu, logam berat yang berada di dalam tubuh manusia akan mengalami proses peruraian menjadi ion-ion di dalam usus.
“Ion tersebut masuk ke dalam darah dan mencapai target organ, salah satunya otak,” ujarnya.
Selain itu, dalam studi kasus Sungai Citarum yang diterbitkan oleh Greenpeace Asia Tenggara dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat pada November 2012 dijelaskan, benar bahwa logam berat menjadi salah satu kontaminan utama yang mempengaruhi kualitas air Sungai Citarum.
Logam berat merupakan elemen yang tidak dapat terurai (persisten) dan dapat terakumulasi melalui rantai makanan (bioakumulasi). Logam berat menimbulkan efek jangka panjang yang merugikan pada makhluk hidup.
Pencemarannya memang luar biasa, Nila pun mengatakan perlu kerja sama dari semua sektor, misalnya melalui program padat karya tunai. Dalam program itu Kementerian Kesehatan menjadi bagian di dalamnya.
“Titik sentralnya diminta Posyandu, artinya leading-nya tetap kesehatan di sini. Tapi saya minta harus ada akses air bersih, sanitasi, semuanya harus sinergi, semuanya harus secara bersama untuk mengatasi masalah ini,” jelas Nila.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
