
Progres pembangunan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Majalengka memasuki tahap akhir. Pemerintah menargetkan BIJB bisa beroperasi pada Juni 2018.
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengklaim pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka telah mencapai 91 persen. BIJB pun diprediksi bisa segera beroperasi Juni 2018.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Iwa Karniwa mengatakan, saat ini ada beberapa pekerjaan sudah rampung diselesaikan. Di antaranya infrastruktur penunjang bandara, serta RAM simpang susun yang pengerjaannya sudah mencapai angka 100 persen.
Sementara untuk pengerjaan terminal penerbangan utama penumpang sudah 93 persen, dan bangunan penunjang operasional bandara 93,86 persen.
”Sehingga posisi hingga 18 Maret 2018 pembangunan BIJB secara keseluruhan sudah 91,29 persen,” urai Iwa dilansir Jabar Ekspres (Jawa Pos Grup), Minggu (1/4).
Dikatakan Iwa, agar target pengoperasian BIJB terealisasi Juni 2018, pihaknya terus berupaya menyelesaikan beberapa persoalan, yaitu terkait akses jalan masyarakat dan juga saluran drainase.
Khusus untuk pengerjaan yang berkaitan dengan masyarakat, pusat juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Majalengka.
”Jalan akses warga dan juga Interchange tol akan kita lakukan, dan jalan akses masyarakat yang sekarang ditutup karena ada operasional bandara perlu kita percepat penyelesaiannya,” kata dia.
Iwa menuturkan, pembangunan BIJB akan berdampak positif bagi masyarakat. Sebab, dengan adanya aktivitas bandara otomatis juga meningkatkan ekonomi masyarakat. Dia meminta pemerintah Kabupaten Majalengka agar bisa menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni agar bisa diberdayakan.
”Bandara internasional tentu tidak bisa menerima pegawai sembarangan perlu disiapkan dari awal dan mengenai latihan sikap,” tandasnya.
BIJB sudah berkomitmen akan merekrut tenaga kerja yang berasal dari warga sekitar bandara. Namun, pengelola meminta masyarakat yang akan dipekerjakan memiliki keahlian dengan kriteria berstandar internasional. Pasalnya, potensi penyerapan tenaga kerja di BIJB diperkirakan mencapai 5.000 orang.
”Tenaga kerja itu bisa di cleaning service, parkir, penataan rumput dan sebagainya dan itu keahliannya khusus jadi perlu ada pelatihan,” pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
