Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Februari 2018 | 05.48 WIB

Hadiri Perayaan Imlek, Cak Imin Tekankan Pentingnya Kebhinekaan

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar bersama Wasekjen DPP PKB, Daniel Johan saat merayakan Imlek bersama sejumlah komunitas kaum Tionghoa, Senin (12/2) malam. - Image

Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar bersama Wasekjen DPP PKB, Daniel Johan saat merayakan Imlek bersama sejumlah komunitas kaum Tionghoa, Senin (12/2) malam.

JawaPos.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar perayaan Imlek 2569/2018 malam ini (12/2).


Digelar di Restoran Eka Ria, Jakarta Pusat, perayaan tersebut mencerminkan kebhinekaan.


"Kalau ingin melihat Indonesia yang sesungguhnya, kita bisa lihat dan rasakan pada acara saat ini. Inilah kebhinekaan kita, inilah persaudaraan yang ada dan terus dibangun Indonesia sejak dulu," kata Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang langsung disambut riuh tepuk tangan peserta yang hadir.


Dia meminta seluruh elemen kompak menjaga situasi tersebut.


"Kita bersama-sama akan memastikan bahwa Pancasila, kebhinekaan, persaudaraan akan terus abadi di bumi Indonesia," tegas pria yang akrab disapa Cak Imin itu.


Kalaupun beberapa waktu hari terakhir ada sejumlah kasus yang memunculnya kecurigaan di antara sesama warga, seakan-akan ada kemunduran di dalam kebhinekaan, yang kemudian seolah-olah sempat menjadi masalah serius, menurutnya itu hanya momen sesaat.


PKB, lanjut dia, harus memastikan bahwa politik kebangsaan akan tetap menjadi warna utama politik Indonesia.


"Saya dan PKB akan menjadi garda terdepan dalam mengawal dan memastikan hal ini. Kita akan tetap kembali ke jalan kebhinekaan," tukasnya.


Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan menambahkan, di tahun anjing yang memiliki sifat kesetiaan, jujur, dan adil dalam tindakan, diharapkan menjadi momentum Indonesia semakin mengukuhkan kebhinekaan itu.


"Momentum bagi bangsa Indonesia untuk semakin memujudkan politik kebangsaan, kembali ke jalan kebhinekaan yang penuh berkah, untuk Indonesia yang lebih baik," tuturnya.


Apalagi di politik, kata Daniel, pilihan boleh berbeda. Namun, tujuan membangun Indonesia yang lebih baik butuh kebersamaan dan gotong royong.


Di sisi lain, PKB senantiasa mendorong berkembangnya politik kebangsaan, politik yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai yang utama.


"Kemanusiaan di atas kekuasaan, yang berbhineka tunggal ika, dan menjamin semua warga sama kedudukannya didalam hukum dan undang-undang," pungkas Daniel.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore