Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Januari 2018 | 06.11 WIB

Kisah Dedikasi Daoed Joesoef, Tetap Berkarya Meski Sakit Jantung

Wapres JK bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melayat ke rumah duka Daoed Joesoef, Kamis (24/1) - Image

Wapres JK bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melayat ke rumah duka Daoed Joesoef, Kamis (24/1)

JawaPos.com - Keluarga Daoed Joesoef tengah berduka. Ayah, Kakek dan Pendidik ini tutup usia pada umur 91 tahun, Selasa (23/1) dini hari.


Di mata keluarga, sosok almarhum dikenal sebagai pribadi yang hangat dan bersahaja.


"Konsisten, tegas, cenderung keras kepala, beliau menamakan dirinya men of culture karena beliau mencintai budaya. 'Budaya bukan sebatas seni budaya lebih luas termasuk pendidikan'," kenang salah seorang menantu almarhum, Bambang kepada JawaPos.com di  Jakarta, Rabu (24/1).


Suami Sri Soelastri itu, kata Bambang memang dikenal konsisten dalam hal budaya dan pendidikan.


Dedikasinya itu terlihat ketika mendapat vonis penyakit jantung, yang memaksanya untuk dipasangi ring. Daoed ketika itu sudah berumur 73 tahun.


"Dia begitu ngotot untuk menyelesaikan buku rekam jejak anak tiga zaman. Karena mau di-launching usia 90 tahun, tapi mundur usia 91, terus dilaunching November di CSIS. Sambil sakit janjiin untuk tanda tangan bukunya ke penggemarnya," cerita Bambang dengan semangat.


Bambang juga menceritakan kegiatan saat Daoed pensiun melukis, serta pensiun dari CSIS saat usianya menginjak 70 tahun.


"Beliau merasa sudah cukup dan ingin beristirahat," pungkas dia.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore