Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Desember 2017 | 23.59 WIB

Ceramah di Bali, Ustad Abdul Somad Harus Cium Merah Putih

Ustad Abdul Somad - Image

Ustad Abdul Somad

JawaPos.com - Kepolisian Daerah Bali membantah jika Ustad Abdul Somad dilarang berdakwah. Menurut mereka, insiden yang terjadi pada Ustad Somad hanya sebatas protes, tidak sampai membatalkan rangkaian safari dakwah yang dilakukannya.


"Tidak betul seperti itu. Itu hoax," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (9/12).


Hengky menjelaskan, masyarakat Bali hanya mengantisipasi agar tempat dakwah tidak disalahgunakan oleh seseorang. Terlebih beredar isu-isu yang memang sangat sensitif, seperti masalah NKRI dan kebinekaan.


"Itu nantinya dapat membuat panas suasana," ungkap Hengky.


Oleh karena itu, elemen masyarakat di Bali meminta Ustad Abdul Somad untuk mencium bendera Merah Putih dan menyanyikan lagu Indonesia  Raya. "Setelah itu masyarakat membubarkan diri," ujar Hengky.


Sebelumnya pada Jumat malam, sejumlah oknum anggota ormas sempat menyambangi lokasi dakwah Ustad Abdul Somad di Masjid An Nur, Denpasar. Beruntung, tak ada kericuhan berarti. Massa membubarkan diri dan ceramah berlangsung kondusif.


Menurut jadwal yang didapat JawaPos.com, Ustadz Somad kembali melanjutkan ceramahnya di Masjid Baiturrahmah, Kampung Jawa Wanasari, Sabtu (9/12) pada pukul 04.30 WITA, dan tabligh akbar pada pukul 20.00 WITA.


Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore