
Pihak First Travel melakukan konfrensi pers mengenai penundaan calon jemaah umroh
JawaPos.com - First Travel memberikan penjelasan terkait jemaah yang harus kembali menyetorkan uang Rp 2,5 juta untuk bisa berangkat umroh. Wakil Direktur First Travel Anniesa Hasibuan mengatakan, uang itu digunakan untuk menyewa pesawat Saudi Arabian Airlines.
Pasalnya, saat ini banyak jamaah menjadi terlunta-lunta akibat dipersulit pengurusan visa. Nah, apabila menyewa Saudi Arabian Airlines, pihak maskapai akan memberikan fasilitas kepengurusan visa.
"Karena jalan lain lewat carter pesawat ini jemaah akan bisa diberangkatkan. Cara ini (menyewa pesawat) adalah opsi," ujar Anniesa dalam konfrensi pers di kawasan Matraman, Jakarta, Sabtu (22/4).
Anniesa menjelaskan kepengurusan visa bagi para calon jemaahnya dipersulit karena adanya pemberitaan mengenai penundaan keberangkatan calon jamaah umroh. "Jadi akan jelaskan ada kesulitan kepengurusan dokumen dan visa melalui prosedur," katanya.
Anniesa sambil berkaca-kaca dan menahan air mata menjelaskan, selama 7 tahun dirinya bersama suami Andika Surachman tidak pernah ada kejadian seperti itu. Semua jemaah bisa berangkat menunaikan umroh.
Sekadar informasi, para calon jemaah umrah memprotes bahkan sampai mengeruduk di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan lantaran memprotes dan memprtanyakan alasan penundaan keberankatan.
Para jemaah yang harusnya berangkat pada bulan Mei mengalami penundaan dan belum mendapatkan kepastian. Beberapa jemaah sudah melunasi pembayaran dari 2 tahun lalu sebesar 14,5 juta. (cr2/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
