
Effendi Gazali di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (16/1).
JawaPos.com - Berita bohong alias hoax semakin merajalela di dunia maya. Dalam sekejap, topik tipuan yang dibuat bisa menjadi viral di media sosial.
Menurut pakar komunikasi Effendi Gazali, ada tigal hal yang membuat hoax begitu berkembang di dunia, termasuk di Indonesia. "Ini sepertinya nggak bisa dielakkan, munculnya media baru di zaman teknologi. Indonesia, Filipina, dan Amerika Serikat adalah negara yang paling banyak berita bohong tersebut," kata Effendi Gazali kepada JawaPos.com di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Senin (16/1).
"Seperti di Amerika Serikat jelang pemilihan presiden, Donald Trump punya 113 kebohongan," imbuhnya.
Faktor kedua yang menjadikan hoax begitu viral menurut pria tamatan Radboud Nijmegen University, Belanda, itu adalah belum adanya kepastian hukum yang mengatur masalah tersebut. Hingga saat ini, aturan hukum selalu terlambat membatasi ruang gerak pelaku pembuat atau penyebar hoax. "Hukum terlambat mengaturnya," jelas Effendi Gazali.
Poin ketiga yang disebutkan pria asal Padang, Sumatera Barat itu sebagai masalah yang menyebabkan hoax beredar luas adalah kurangnya literasi pengguna media sosial. Menurutnya, pengguna seharusnya mengutamakan komunikasi dua arah dalam bermedia sosial. Sehingga hoax yang tersebar bisa dilawan dengan cara membalas dengan informasi sebenarnya. "Harusnya media sosial dua arah, cenderung ngobrol," ucapnya.
Oleh sebab itu Effendi Gazali mengajak masyarakat terutama netizen untuk pintar memakai media sosial. Sehingga hoax bisa diminimalisir bahkan disingkirkan. "Kita harus kritis, cari sumber berita yang kredibel atau pembandingnya," tutupnya. (ded/JPG)

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
