Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Januari 2017 | 19.34 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar Dicopot, Anton: Habib Rizieq Lebay

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Anton Charliyan - Image

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Anton Charliyan

JawaPos.com - Tuntutan pencopotan Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Anton Charliyan yang disuarakan oleh massa Front Pembela Islam (FPI) unjuk rasanya di depan Mabes Polri, ditanggapi santai oleh jenderal bintang dua tersebut.


Irjen Anton Charliyan mengaku tidak mempermasalahkan ujuk rasa yang dilakukan oleh FPI. Pasalnya unjuk rasa diperbolehkan dalam undang-undang (UU) dan hak seluruh warga negara Indonesia (WNI).


"Iya nggak apa-apa, itu haknya demo. Yang penting sesuai prosedur enggak perlu jadi masalah," ujar Anton di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (16/1).


Namun kendati demikian, mantan Kadiv Humas Polri itu menganggap, apa yang dilakukan oleh Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab, dengan mengerahkan massa untuk melakukan unjuk rasa adalah sebagai bentuk ketakutan dirinya. Bahkan dianggap terlalu berlebihan.


"Itu kan hanya ketakutan dari saudara Rizieq aja. Kenapa mesti begitu? Kan ada hukum. Kalau menurut saya, lebay itu," katanya.


Sekadar informasi, FPI menggelar demonstrasi di depan Mabees Polri, Jakarta pada Senin, 16 Januari 2017. Tujuan unjuk rasa itu adalah meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopot Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Anton Charliyan. Anton Charliyan yang juga sebagai pembina Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI), dianggap melakukan provokasi. (cr2/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore