
Ilustrasi
JawaPos.Com--Direktur Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan Badan Pusat Statistik (BPS) Razali Ritonga mengungkapkan penyebab utama lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sulit mencari pekerjaan.
"Sekolah kejuruan kan spesialis. Nah, ketika lapangan pekerjaan yang tersedia tidak sesuai dengan keahliannya, maka mereka sulit mencari pekerjaan di profesi lain," kata Razali , Jakarta, Kamis (5/11)
Razali menyebutkan, tingkat pengangguran sangat terbuka untuk lulusan SMK mencapai 12,65 persen dari jumlah pengangguran sebanyak 7,6 juta per Agustus 2015.
"Kondisi tersebut berbeda dengan lulusan sekolah menengah atas. Lulusan SMA disebut lebih fleksibel karena ilmu yang dipelajari lebih umum. Karena lebih umum, mereka bisa kemana-mana sehingga lebih fleksibel," tandasnya.(had/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
