
Poster Maulid Nabi Muhammad SAW.
JawaPos.com - Seperti kita ketahui bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah menjadi acara yang rutin dilakukan di Indonesia, pelaksanaannya tepat pada 12 Rabiul Awal yang merupakan tanggal kelahiran beliau.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW biasanya diadakan melalui acara dzikir, kajian, serta manakib pada sejumlah masjid ta'lim di Indonesia. Rangkaian acara ini tentunya melibatkan seluruh warga setempat.
Momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bisa kita manfaatkan untuk merefleksikan diri dalam meneladani akhlak baiknya. Salah satu perilaku yang menjadi tauladan bagi umatnya adalah beliau menjadi sosok ayah sekaligus suami yang baik.
Dewasa ini, banyak ditemukan kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak-anak yang berawal dari terjadinya dekadensi moral pada pria ketika mereka berperan sebagai ayah sekaligus suami.
Merangkum dari laman NU Online dan Kemenag DKI Jakarta, inilah 7 poin penting perilaku Nabi Muhammad SAW sebagai sosok ayah sekaligus suami yang baik, di antaranya :
1. Membantu Istri dalam Pekerjaan Rumah
Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Aisyah bahwa "Bahkan Nabi Muhammad SAW menjahit baju dan memperbaiki sandalnya sendiri". Perilaku tersebut menunjukkan bahwa sebagai suami tidak perlu selalu mengandalkan istri dalam hal pekerjaan rumah.
Sikap tersebut juga memberi gambaran pada kita bahwa pria tidak perlu gengsi untuk mengerjakan hal-hal yang biasanya dilakukan perempuan, bahkan untuk kepentingannya pun Rasulullah SAW tidak ingin merepotkan istrinya.
Hal ini sangat berkaitan dengan ideologi patriarki yang selalu melekat dalam kehidupan masyarakat, yakni pekerjaan rumah selalu dibebankan pada perempuan. Padahal, mereka juga butuh dibantu dalam hal ini terlebih ketika repot mengurus anak.
2. Memberikan Pendidikan Pada Istri
Setelah Nabi Muhammad SAW dua tahun menduda karena ditinggal oleh mendiang istrinya yakni Sayyidah Khadijah, beliau kembali membina rumah tangga dengan beberapa perempuan salah satunya Sayyidah Aisyah.
Kebiasaan di pagi hari yang beliau lakukan adalah dengan mengunjungi para istrinya untuk memberikan petuah dan mengajari ilmu agama. Sebagaimana tugas suami adalah sebagai pemimpin dan pelindung bagi istrinya termasuk dalam hal spiritual.
Dengan demikian, seorang istri memiliki peningkatan dalam hal ilmu agama dalam rangka memupuk keimanan serta ketakwaan dalam dirinya.
3. Tidak Pernah Melakukan Tindak Kekerasan
Dalam sebuah hadits meriwayatkan Aisyah berkata, "Beliau (Rasulullah SAW) tidak pernah memukul siapa pun baik itu istri-istrinya maupun pembantunya". Maka begitu mulianya beliau dalam memperlakukan perempuan disekelilingnya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
